Penelitian ini bertujuan untuk untuk mendeskripsikan dan menganalisis Peran Pimpinan Dalam Menangani Masalah Disiplin Kerja Pada Badan Kepegawaian Dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Kabupaten Ketapang. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Teknik pengumpulan data menggunakan teknik observasi, wawancara dan dokumentasi. Hasil dari penelitian ini diketahui bahwa Peran Pimpinan Dalam Menangani Masalah Disiplin Kerja Pada Badan Kepegawaian Dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Kabupaten Ketapang sudah dilaksanakan dengan baik. Namun, tingginya angka tidak disiplin pegawai di lingkungan Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia kabupaten ketapang disebabkan oleh kurangnya kesadaran dari dalam diri pegawai tersebut. Hal ini dilihat dari masih adanya pegawai yang datang terlambat serta pulang kerja tidak sesuai dengan ketentuan jam pulang kerja. Serta masih ada pegawai yang tidak berada diruangan pada jam kerja. Hal ini mungkin disebabkan karena pimpinan yang kurang tegas, serta kurangnya pengawasan sehingga membiarkan pegawainya berkeliaran dan tidak disiplin. Peran pemimpin pada masalah ini tentunya sangat penting guna menangani masalah ketidakdisiplinan pegawai tersebut. Pada penelitian ini kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia yang menangani masalah kepegawaian sudah melaksanakan perannya sebagai seorang kepala badan kepegawaian dengan baik. Namun, kurangnya ketegasan sanksi yang diberikan kepada pegawai yang melanggar aturan kedisiplinan baik aturan jam masuk kerja, istirahat maupun waktu pulang kerja sehingga menyebabkan kurangnya kesadaran dari para pegawai ini yang menyebabkan tingginya angka kasus disiplin di Kabupaten Ketapang.Kata kunci: Peran Pimpinan, Pegawai, Pemerintahan, Disiplin Kerja.Â
Copyrights © 2024