Media Dermato-Venereologica Indonesiana
Vol 52 No 4 (2025): Media Dermato Venereologica Indonesiana

Aspek farmakologis antibiotik topikal di bidang dermatologi

Hardi, Harri (Unknown)
Priyanto, Mufqi Handaru (Unknown)
Rosdiana, Dewi Selvina (Unknown)



Article Info

Publish Date
31 Dec 2025

Abstract

Antibakteri topikal banyak digunakan dalam bidang dermatologi karena memiliki risiko efek samping sistemik lebih rendah dibandingkan antibakteri sistemik. Tinjauan pustaka ini menjelaskan aspek farmakologis antibakteri topikal, termasuk faktor-faktor yang memengaruhi absorpsi, risiko resistensi, dan efek sampingnya. Setidaknya, terdapat 20 faktor yang dapat memengaruhi absorpsi dari obat topikal, yang terdiri dari karakteristik obat, intensitas pajanan, serta kondisi kulit pengguna. Angka resistensi terhadap antibakteri topikal bervariasi tergantung jenis antibakteri yang digunakan. Resistensi ini berdampak negatif pada keberhasilan terapi pasien dan berpotensi menyebar ke populasi yang lebih luas. Resistensi dapat terjadi di tingkat populasi akibat penggunaan yang tidak rasional, maupun di tingkat individu akibat penggunaan berulang. Efek samping antibakteri topikal umumnya berupa reaksi alergi, namun beberapa obat misalnya benzoil peroksida dapat menyebabkan iritasi, sementara penggunaan perak sulfadiazin berisiko mengakibatkan akumulasi perak. Oleh karena itu, penggunaan antibakteri topikal secara rasional dengan mempertimbangkan profil farmakologis penting untuk menurunkan risiko resistensi, meningkatkan keberhasilan pengobatan, dan meminimalkan efek sampingĀ 

Copyrights © 2025






Journal Info

Abbrev

mdvi

Publisher

Subject

Health Professions

Description

Media dermato Venereologica Indonesiana adalah jurnal open access dan peer-reviewed yang fokus di bidang dermatologi dan venereologi. Jurnal ini menerbitkan artikel asli, laporan kasus, tinjauan pustaka dan komunikasi singkat mengenai kesehatan kulit dan kelamin, diagnosis dan terapi pada bidang ...