Persaingan industry manufaktur yang semakin ketat menuntut perusahaan untuk menjaga dan meningkatkan kualitas produk agar mampu memenuhi harapan dan kepuasan pelanggan. Kualitas produk yang tidak terkontrol dapat menimbulkan produk cacat, keluhan pelanggan, serta menurunnya daya saing perusahaan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pelaksanaan Quality Control (QC), peran QC dalam meningkatkan efektivitas dan efisiensi proses produksi, hambatan yang dihadapi dalam penerapannya, pengaruh QC terhadap kualitas produk, serta hubungan antara penerapan QC dan tingkat kepuasan pelanggan di PT Balifoam Nusamegah Lombok. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara mendalam, observasi langsung di area produksi, dan dokumentasi perusahaan. Informan penelitian dipilih secara purposive sampling, meliputi Kepala QC, staf QC, Kepala Produksi, staf produksi, dan supervisor. Analisis data dilakukan menggunakan model Miles dan Huberman melalui tahap reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan QC di PT Balifoam Nusamegah Lombok telah berjalan secara terstruktur dan berlapis mulai dari pemeriksaan bahan baku hingga produk jadi, mampu meningkatkan konsistensi kualitas produk, menekan tingkat cacat, serta berkontribusi positif terhadap peningkatan kepuasan dan loyalitas pelanggan meskipun masih terdapat hambatan berupa human error pada tahap produksi. Implikasi dari penelitia ini menegaskan bahwa penerapan Quality Control yang konsisten dan terintegrasi tidak hanya berperan dalam menjaga stabilitras kualitas produk, tetapi juga menjadi strategis penting dalam meningkatkan efisiensi operasional dan kepuasan pelanggan. Temuan ini dapat dijadikan sebagai dasar pertimbangan bagi manajemen perusahaan manufaktur sejenis dalam merancang dan berorientasi pada kebutuhan pelanggan.
Copyrights © 2026