Perbankan hijau sangat penting dalam perbankan syariah, yang mempromosikan praktik ramah lingkungan untuk keberlanjutan. Namun, tantangan seperti rendahnya keterlibatan karyawan dan pelatihan yang tidak memadai menghambat peningkatan kinerja di Sulawesi Selatan. Penelitian ini bertujuan untuk menyelidiki dampak Green Human Resource Management (GHRM) terhadap kinerja karyawan melalui keterlibatan di bank-bank syariah, dengan fokus pada meningkatkan kesadaran akan isu-isu lingkungan. Dengan menggunakan metodologi kuantitatif, data primer dikumpulkan dari 65 karyawan melalui kuesioner terstruktur, yang dibagi menjadi tiga kelompok yakni 8 manajer tingkat atas, 40 spesialis dan analis tingkat menengah, serta 17 staf operasional tingkat bawah. Analisis data dilakukan menggunakan SEM dengan SmartPLS 4.0. Hasil penelitian menunjukkan bahwa GHRM secara signifikan meningkatkan keterlibatan karyawan, yang berdampak positif pada kinerja. Meskipun GHRM memiliki efek langsung negatif terhadap kinerja, namun memiliki efek positif dan signifikan melalui keterlibatan sebagai mediator. Implikasi praktis dari penelitian ini menyarankan bahwa bank syariah harus menerapkan praktik GHRM seperti pelatihan kesadaran lingkungan, pengakuan kontribusi, dan penyelarasan pengembangan karier dengan nilai-nilai organisasi. Membangun budaya yang mendukung inisiatif hijau akan memperkuat keterlibatan dan loyalitas serta memaksimalkan dampak positif GHRM. Penelitian ini memberikan kontribusi pada manajemen sumber daya manusia dan perbankan syariah dengan menekankan peran GHRM dalam meningkatkan keterlibatan dan kinerja karyawan, serta membangun landasan untuk penelitian masa depan tentang keberlanjutan dalam kebijakan perbankan.
Copyrights © 2026