Dalam konteks era digital kontemporer, puisi indonesia cenderung mengalami penurunan perhatian, meskipun lingkungan linguistiknya secara signifikan mencerminkan kekayaan budaya nasional dan nilai-nilai ekspresi emosional yang mendalam, latar belakang masalah in menggarisbawahi kekurangan penelitian yang komprehensif terkait elemen-elemen linguistik yang menjadi dasar keunikan estetika pisi Indonesia. Tujuan penelitian ini adalan untuk menginvestigasi elemen-elemen seperti metafor, personofikasi, ritme, rima, serta teknik penulisan seperti paralalisme dan aliterasi dalam karya puisi diadopsi meliputi pendekatan analisis kualitatif deskriptif, dimana sempel puisi dari berbagai periode sejarah dipilih secara selektif dan dieksplorasi melalui pemeriksaan mendalam dengan kerangka teori sastra. Hasil peneliti mengungkakpkan bahwa metafor sering dimanfaatkan untuk membangun imajinasi visual yang intens dan mendalam, sedangkan ritme serta rima berfungsi dalam membentuk alur emosional yang koheren dan memikat; selain itu, teknik penulisan seperti aliterasi berkontibusi pada peningkatan keharmonisan fonetik dan struktur keseluruhan. Kesimpulan penelitian ini menegaskan bahwa pemahaman yang lebih dalam terhadap elemen-elemen tersebut dapat meningkatkan apresiasi pembaca terhadap keindahan puisi Indonesia, sekaligus mendorong inisiatif pelestarian dan pengembangan sastra nasional sebagai bagian integral dari warisan budaya.
Copyrights © 2025