Penelitian ini bertujuan menganalisis penggunaan Relative Strength Index (RSI) sebagai salah satu indikator analisis teknikal dalam mengambil keputusan investasi pada saham perbankan. Pasar modal menawarkan peluang keuntungan, tetapi juga risiko. Oleh karena itu, investor memerlukan alat untuk membantu mengidentifikasi tren harga dan momentum pasar. Studi ini menggunakan data historis harga saham dari beberapa perusahaan perbankan terkemuka yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI) dan masuk index LQ45. Bank yang menjadi sampel dalam penelitian ini ada 5 bank yaitu : Bank Mandiri, Bank BNI, Bank BRI, Bank BTN, dan Bank BCA. Metodologi yang digunakan adalah analisis deskriptif kuantitatif, yang berfokus pada pergerakan RSI. Data harga saham harian dikumpulkan, lalu dihitung nilai RSI-nya. Selanjutnya, nilai RSI dibandingkan dengan pergerakan harga saham untuk mengidentifikasi sinyal jual (overbought) dan beli (oversold). Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan RSI dapat memberikan sinyal yang signifikan dalam memprediksi pembalikan tren harga saham. Namun, perlu dicatat bahwa RSI sebaiknya tidak digunakan sebagai satu-satunya dasar pengambilan keputusan, melainkan dikombinasikan dengan indikator lain, seperti volume perdagangan dan analisis fundamental, untuk hasil yang lebih optimal.
Copyrights © 2026