Pembelajaran Pendidikan Agama Islam (PAI) di era kontemporer dituntut untuk tidak hanya berfokus pada aspek kognitif, tetapi juga pada pembentukan sikap, karakter, dan keterampilan peserta didik. Integrasi seni dan budaya dalam pembelajaran PAI menjadi salah satu strategi yang relevan untuk mewujudkan pembelajaran yang bermakna dan kontekstual. Artikel ini bertujuan untuk menganalisis strategi mengintegrasikan seni dan budaya dalam pembelajaran PAI di SMPN 3 Kertek melalui pendekatan kontekstual berbasis budaya, pemanfaatan seni tradisional seperti wayang, gamelan, dan rebana sebagai media pembelajaran, penerapan seni kaligrafi dalam pembelajaran Al-Qur’an, serta peran lagu Islami dan pembelajaran berbasis proyek budaya lokal dalam meningkatkan kualitas pembelajaran PAI. Metode penelitian yang digunakan adalah kajian kepustakaan (library research) dengan menganalisis berbagai sumber ilmiah yang relevan. Hasil kajian menunjukkan bahwa integrasi seni dan budaya dalam pembelajaran PAI mampu meningkatkan motivasi belajar, pemahaman nilai-nilai keislaman, serta internalisasi karakter peserta didik. Oleh karena itu, strategi ini penting untuk dikembangkan secara sistematis dalam pembelajaran PAI di Sekolah Menengah Pertama.
Copyrights © 2026