ARIMA : Jurnal Sosial Dan Humaniora
Vol. 3 No. 3 (2026): In Press

Etika Humor dalam Ruang Publik: Mengapa Kita Tidak Boleh Menormalisasi Candaan kebencian

Ester Melisa (Unknown)
Syarah Febrina (Unknown)
Chelisie Adila Putri (Unknown)
Nazwa (Unknown)



Article Info

Publish Date
08 Jan 2026

Abstract

Humor merupakan instrumen komunikasi sosial yang kuat, namun batas antara komedi dan penghinaan sering kali menjadi kabur dalam praktik sehari-hari. Artikel ini mengeksplorasi fenomena normalisasi candaan kebencian ( perkataan kebencian yang disamarkan sebagai humor ) di masyarakat. Menggunakan pendekatan kualitatif-deskriptif, artikel ini menganalisis dampak psikologis dan sosiologis dari humor yang mempengaruhi kelompok tertentu. Hasil pembahasan menunjukkan bahwa normalisasi candaan kebencian berkontribusi pada desensitisasi moral dan memperkuat stigma sosial. Kesimpulan utama menekankan bahwa humor yang sehat harus menjunjung tinggi martabat manusia tanpa harus mengorbankan integritas pihak lain.

Copyrights © 2026






Journal Info

Abbrev

arima

Publisher

Subject

Environmental Science Law, Crime, Criminology & Criminal Justice Social Sciences

Description

ARIMA : Jurnal Sosial Dan Humaniora Jurnal yang diterbitkan 4 (empat) kali dalam setahun, yaitu pada bulan Februari, Mei, Agustus, dan November oleh Publikasi Inspirasi Indonesia. Jurnal ini adalah jurnal studi ilmu-ilmu Sosial humaniora dan pendidikan yang bersifat peer-review dan terbuka. Bidang ...