Lunggi Journal
Vol. 4 No. 1 (2026): Lunggi Journal: Literasi Unggulan Ilmiah Multidisipliner

BUDAYA LOKAL SAMBAS DAN KETERLIBATAN KOMUNITAS DALAM BUKU MULOK MENGENAL KABUPATEN SAMBAS: ANALISIS KUALITATIF UNTUK PENGEMBANGAN KURIKULUM

Syukri, M. (Unknown)
Arief Sukino (Unknown)
Usman (Unknown)



Article Info

Publish Date
27 Jan 2026

Abstract

Tulisan ini bertujuan untuk menganalisis representasi budaya lokal Sambas dan bentuk keterlibatan komunitas dalam buku muatan lokal (mulok) berjudul Mengenal Kabupaten Sambas serta implikasinya bagi pengembangan kurikulum berbasis komunitas. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode analisis dokumen terhadap isi buku, dilengkapi dengan telaah konseptual mengenai kurikulum berbasis komunitas dan etnopedagogi. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui pembacaan mendalam dan pencatatan sistematis terhadap isi buku. Analisis data dilakukan Menggunakan teknik analisis isi kualitatif. Fokus analisis diarahkan pada empat unsur budaya lokal, yaitu makanan tradisional, kerajinan tangan, lagu daerah, dan tarian tradisional. Dan keabsahan data dijaga melalui teknik triangulasi teori. Hasil kajian menunjukkan bahwa buku mulok tersebut tidak hanya berfungsi sebagai sumber pengetahuan deskriptif tentang budaya Sambas, tetapi juga merepresentasikan nilai-nilai sosial, religius, dan kearifan lokal yang hidup dalam komunitas. Namun demikian, keterlibatan komunitas dalam pengembangan dan pemanfaatan buku masih bersifat implisit dan belum terstruktur secara pedagogis. Oleh karena itu, artikel ini merekomendasikan penguatan peran komunitas lokal dalam pengembangan kurikulum agar pembelajaran menjadi lebih kontekstual, partisipatif, dan berkelanjutan.

Copyrights © 2026






Journal Info

Abbrev

lunggi

Publisher

Subject

Humanities Law, Crime, Criminology & Criminal Justice Social Sciences Other

Description

The scope of the articles published covers multidisciplinary knowledge groups, including educational knowledge groups such as Islamic Religious Education, Madrasah Ibtidaiyah Teacher Education, Early Childhood Islamic Education, Tadris or Indonesian Language Education, Sharia Economic Law, ...