Pengabdian ini bertujuan untuk mengimplementasikan konsep zero waste dalam inovasi produk olahan ikan bandeng (Chanos chanos) yang dikenal dengan nama Ecomarbondeng, sebagai upaya peningkatan nilai tambah dan keberlanjutan ekonomi bagi pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di Kabupaten Sidoarjo. Konsep zero waste diterapkan dengan memanfaatkan seluruh bagian ikan, termasuk limbah seperti tulang, kepala, dan kulit, yang umumnya tidak dimanfaatkan secara optimal. Produk inovatif yang dihasilkan terdiri dari dua varian, yaitu Eco Martabak Bandeng (ECO MAR) yang menggunakan daging ikan bandeng sebagai bahan utama, dibungkus dengan daun kubis dan kulit pangsit, serta Bola-Bola Bandeng (BONDENG) yang dibuat dari tepung limbah ikan. Metode yang digunakan dalam kegiatan ini adalah pendekatan pelatihan langsung dengan melibatkan peserta dalam seluruh proses pengolahan produk. Hasil pengabdian menunjukkan bahwa 92% peserta memahami prinsip zero waste setelah pelatihan dan mampu mempraktikkan pengolahan produk dengan baik. Selain itu, 90% peserta menilai produk Ecomarbondeng unik dan layak dikembangkan sebagai usaha rumah tangga atau UMKM. Penerapan konsep zero waste ini juga terbukti dapat mengurangi pencemaran limbah organik di sentra produksi, serta meningkatkan kesadaran lingkungan dan ekonomi masyarakat pesisir. Inovasi ini diharapkan dapat diperluas ke sentra pengolahan ikan lainnya, memberikan manfaat ekonomi yang berkelanjutan, serta meningkatkan daya saing produk olahan perikanan lokal.
Copyrights © 2025