Studi ini bertujuan untuk mengevaluasi efektivitas sistem manajemen perawatan saat ini untuk pesawat C-130HS di Skuadron Udara 31 dan untuk mengembangkan strategi peningkatan keandalan melalui implementasi Perawatan Berbasis Keandalan (Reliability-Centered Maintenance/RCM). Pendekatan studi kasus kualitatif digunakan, didukung oleh analisis teknis menggunakan Analisis Mode Kegagalan dan Dampak (Failure Mode and Effect Analysis/FMEA), Pohon Logika RCM, dan Lembar Kerja Keputusan RCM. Temuan menunjukkan bahwa sistem Perawatan Berbasis Waktu (Time-Based Maintenance/TBM) yang ada tidak cukup untuk mengelola risiko aktual dari armada yang menua, sebagaimana dibuktikan oleh frekuensi kegagalan yang tinggi pada sistem mesin, khususnya pada komponen Datum Suhu (Temperature Datum/TD), yaitu Penguat TD dan Katup TD. Hasil FMEA mengidentifikasi Bagian Daya (Power Section) sebagai subsistem dengan risiko tertinggi, sedangkan RCM Logic Tree menghasilkan rekomendasi termasuk tugas pemeliharaan terjadwal, penggantian komponen kritis, dan beberapa tugas pencarian kegagalan. Integrasi rekomendasi ini ke dalam jadwal inspeksi PIP, TYI, dan SIP yang ada menunjukkan bahwa RCM dapat diterapkan tanpa mengubah kerangka kerja saat ini sambil secara signifikan meningkatkan efektivitas dan efisiensi. Secara keseluruhan, studi ini menyimpulkan bahwa implementasi RCM memiliki potensi yang kuat untuk meningkatkan kesiapan operasional, mengurangi kegagalan yang tidak terduga, dan memperkuat kemampuan pemeliharaan organisasi
Copyrights © 2025