Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

PERAN PENDIDIKAN DAN PENGALAMAN KERJA DALAM MENJAMIN KUALITAS AUDIT Miradji, Mohamad Afrizal; Nisa, Nadiya Sofinatul; Girendra, Abraham Albertho; Firmansyah , Akbar Abbabil
Neraca: Jurnal Ekonomi, Manajemen dan Akuntansi Vol. 2 No. 9 (2024): Neraca: Jurnal Ekonomi, Manajemen dan Akuntansi
Publisher : Neraca: Jurnal Ekonomi, Manajemen dan Akuntansi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.572349/neraca.v2i9.2385

Abstract

Ketika dunia usaha menjadi lebih terbuka, saham dan investasi dapat dimilili oleh berbagai orang. Perubahan ini telah menyebabkan peningkatan akan kebutuhan audit. Kegiatan audit biasanya akan lebih sering dilakukan dari pihak internal. Kegiatan audit dari pihak internal biasanya juga dapat mengalami kendala, bisa dikarenakan kurangnya pemahaman auditor mengenai audit, dan kurangnya pengalaman kerja seorang auditor di dunia audit. Maka dari itu pemahaman dan pengalaman seorang auditor harus benar – benar diperhatikan sebelum melakukan kegiatan audit. Tujuannya adalah untuk memberi kepercayaan kepada pihak yang berkepentingan tentang kondisi atau kinerja entitas yang diaudit.
Peran Artifical Intelligence dalam Mendeteksi Fraud: Studi Literatur pada Praktik Audit Modern Miradji, Mohamad Afrizal; Amalia, Aisyah; Salmah, Dian; Fransisca, Elisa Dwi; Lovinawati, Elizabeth
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 5 No. 1 (2026): Februari - April
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v5i1.8008

Abstract

Seiring meningkatnya kompleksitas transaksi dan volume data keuangan di era digital, praktik audit modern menghadapi tantangan yang semakin besar dalam mendeteksi kecurangan (fraud). Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran Artificial Intelligence (AI) dalam meningkatkan efektivitas deteksi fraud melalui pendekatan studi literatur. Metode yang digunakan adalah kualitatif dengan menelaah berbagai jurnal ilmiah, laporan profesional, dan publikasi akademik yang relevan selama periode 2015–2025. Data dikumpulkan melalui teknik dokumentasi dengan kata kunci terkait artificial intelligence, fraud detection, dan audit modern, kemudian dianalisis menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif melalui proses klasifikasi, perbandingan, dan sintesis temuan penelitian terdahulu. Hasil kajian menunjukkan bahwa penerapan teknologi AI seperti machine learning, data mining, dan natural language processing mampu meningkatkan akurasi dan kecepatan dalam mendeteksi pola anomali dibandingkan metode audit konvensional yang berbasis sampling. AI juga memungkinkan analisis seluruh populasi data (full population analysis), sehingga potensi fraud yang tersembunyi dapat diidentifikasi secara lebih komprehensif. Selain itu, penggunaan AI terbukti meningkatkan efisiensi proses audit, mengurangi beban kerja auditor, serta meminimalkan kesalahan manusia. Namun demikian, implementasi AI dalam audit masih menghadapi berbagai kendala, seperti keterbatasan kompetensi auditor dalam penguasaan teknologi, tingginya biaya implementasi, serta isu etika dan privasi data. Oleh karena itu, diperlukan kesiapan sumber daya manusia, regulasi yang memadai, serta integrasi sistem yang tepat agar pemanfaatan AI dapat berjalan optimal dan berkelanjutan. Dengan demikian, AI memiliki peran strategis dalam mentransformasi praktik audit modern, khususnya dalam meningkatkan kualitas deteksi fraud di era digital.