Anak dengan spectrum autis merupakan suatu kondisi dimana terjadi hambatan pada perkembangan neurologis. Berdasarkan hasil observasi dan wawancara terhadap guru ditemukan bahwa peserta didik autis pada fase C memiliki kemampuan komunikasi yang cukup baik. Namun perlu adanya kegiatan pembelajaran untuk mengembangkan komunikasi ekspresif peserta didik. Sehingga, perlu adanya kegiatan pembelajaran untuk mengembangkan kemampuan komunikasi ekspresif peserta didik autis pada fase C. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis mengenai pentingnya peran pembelajaran berbasis visual dan auditori bagi peserta didik autis pada fase C. Berdasarkan hasil analisis dari peneliti terdahulu, ditemukan hasil dimana kegiatan pembelajaran berbasis visual dan auditori memiliki peran penting bagi komunikasi ekspresif peserta didik autis pada fase C. Dimana peserta didik setelah diberi pembelajaran berbasis visual dan auditori peserta didik mampu mengkomunikasikan apa yang diinginkan dan dirasakan kepada lingkungan sekitar baik dengan verbal maupun non verbal.
Copyrights © 2025