Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk menguatkan kemampuan literasi membaca serta mensosialisasikan budaya literasi kepada peserta didik SDN Paramasan Bawah 3 Kabupaten Banjar. Rendahnya kemampuan membaca dan minimnya fasilitas pendukung literasi mendorong pelaksanaan program ini melalui pendekatan Participatory Action Research (PAR), yang melibatkan peserta didik, guru, dan Mahasiswa/i KKN dalam proses identifikasi masalah, pelaksanaan tindakan, serta evaluasi secara berkelanjutan. Metode pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi, kemudian dianalisis menggunakan teknik analisis deskriptif partisipatif. Dampak pengabdian ini menunjukkan bahwa peserta didik mengalami peningkatan kemampuan dalam mengenal huruf, mengeja, serta membaca kata-kata sederhana melalui strategi pembelajaran bertahap dan penciptaan lingkungan kaya teks seperti kartu huruf, poster alfabet, dan pojok baca kelas. Selain itu, sosialisasi budaya literasi berhasil menumbuhkan kebiasaan membaca mandiri, meningkatkan minat baca, serta memperkuat praktik literasi harian melalui kegiatan membaca 10–15 menit sebelum pembelajaran. Dengan demikian, kegiatan penguatan dan sosialisasi literasi ini efektif dalam meningkatkan kemampuan dasar membaca sekaligus mendorong terbentuknya budaya literasi yang berkelanjutan di lingkungan sekolah dasar.
Copyrights © 2025