Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

TAFSIR NUSANTARA Q.S AR-RUM AYAT 41: MENYIKAPI ISU SAMPAH DI BANJARMASIN Ahmad Ridhoni; Udar, Mahathir Bin; Roziman, Muhd. Firdaus Bin; Ahmad Mujahid
MUSHAF JOURNAL: Jurnal Ilmu Al Quran dan Hadis Vol. 5 No. 2 (2025)
Publisher : CV. Adiba Aisha Amira

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The environmental crisis caused by poor waste management has become a major issue in Banjarmasin City, South Kalimantan, particularly following the closure of the Basirih Final Waste Processing Site (TPAS). This study aims to examine the meaning of Surah Ar-Rum verse 41 and contextualize it with the ecological damage resulting from waste issues in Banjarmasin. The research uses a qualitative-descriptive approach based on library research, with the verse analyzed through three Nusantara (Indonesian) interpretations: Tafsir al-Mishbah, Tafsir al-Azhar, and the interpretation by the Indonesian Ministry of Religious Affairs. The findings reveal that the term fasād in the verse reflects various forms of damage like physical, moral, and spiritual caused by human actions. The local context of Banjarmasin shows the real impact of the waste crisis, both on land and in rivers, aligning with the verse’s meaning. The analysis is carried out through three perspectives: ecological, sociological, and theological. Ecologically, Islam calls for responsibility in preserving the environment. Sociologically, the low level of public awareness is the main cause of the problem. Theologically, this destruction serves as a divine warning for humans to return to the right path. This study asserts that waste management in Islam is not merely a technical issue but a form of spiritual responsibility as stewards (khalifah) on Earth. Solutions to the waste crisis must involve collaboration between the government, religious leaders, and the community, based on faith awareness and Qur’anic values
Penguatan dan Sosialisasi Literasi Membaca Peserta Didik SDN Paramasan Bawah 3 Kabupaten Banjar Udar, Mahathir Bin; Ray, M Dinda; Rahman, Mahyuda; Asiah, Asiah; Asrina, Mawaddah; Sisna, Sisna; Apriyani, Novita; Nawalya, Faris Atras; ‘Azzah, ‘Aathifah; Ni’mah, Yulia; Asyahri, Yusuf
Jurnal Pengabdian Sosial Vol. 3 No. 2 (2025): Desember
Publisher : PT. Amirul Bangun Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59837/gaaf0549

Abstract

Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk menguatkan kemampuan literasi membaca serta mensosialisasikan budaya literasi kepada peserta didik SDN Paramasan Bawah 3 Kabupaten Banjar. Rendahnya kemampuan membaca dan minimnya fasilitas pendukung literasi mendorong pelaksanaan program ini melalui pendekatan Participatory Action Research (PAR), yang melibatkan peserta didik, guru, dan Mahasiswa/i KKN dalam proses identifikasi masalah, pelaksanaan tindakan, serta evaluasi secara berkelanjutan. Metode pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi, kemudian dianalisis menggunakan teknik analisis deskriptif partisipatif. Dampak pengabdian ini menunjukkan bahwa peserta didik mengalami peningkatan kemampuan dalam mengenal huruf, mengeja, serta membaca kata-kata sederhana melalui strategi pembelajaran bertahap dan penciptaan lingkungan kaya teks seperti kartu huruf, poster alfabet, dan pojok baca kelas. Selain itu, sosialisasi budaya literasi berhasil menumbuhkan kebiasaan membaca mandiri, meningkatkan minat baca, serta memperkuat praktik literasi harian melalui kegiatan membaca 10–15 menit sebelum pembelajaran. Dengan demikian, kegiatan penguatan dan sosialisasi literasi ini efektif dalam meningkatkan kemampuan dasar membaca sekaligus mendorong terbentuknya budaya literasi yang berkelanjutan di lingkungan sekolah dasar.