Tanaman mint (Mentha piperita L.) merupakan tanaman daun aromatik bernilai ekonomi tinggi yang produktivitasnya berkaitan erat dengan pertumbuhan vegetatif dan ketersediaan nutrisi. Sistem hidroponik rakit apung memungkinkan pengelolaan nutrisi secara presisi, namun informasi mengenai konsentrasi nutrisi optimal untuk budidaya tanaman mint masih terbatas. Penelitian ini bertujuan mengevaluasi pengaruh berbagai konsentrasi nutrisi AB Mix terhadap pertumbuhan vegetatif dan biomassa tanaman mint yang dibudidayakan pada sistem hidroponik rakit apung. Penelitian disusun menggunakan Rancangan Acak Lengkap dengan lima taraf konsentrasi nutrisi AB Mix (100, 400, 700, 1000, dan 1300 ppm) dan lima ulangan. Parameter yang diamati meliputi luas daun, jumlah daun, jumlah cabang produktif, berat basah, dan berat kering tanaman. Hasil penelitian menunjukkan bahwa peningkatan konsentrasi nutrisi hingga tingkat optimum secara nyata meningkatkan pertumbuhan vegetatif dan akumulasi biomassa, sedangkan konsentrasi yang lebih tinggi tidak memberikan peningkatan tambahan. Jumlah cabang produktif tertinggi diperoleh pada konsentrasi 1000 ppm dan menurun pada konsentrasi yang lebih tinggi. Analisis korelasi menunjukkan adanya hubungan kuat antara jumlah daun dan biomassa segar, sedangkan luas daun dan jumlah cabang produktif berkontribusi nyata terhadap biomassa kering. Secara keseluruhan, konsentrasi nutrisi 1000 ppm direkomendasikan sebagai tingkat nutrisi yang optimal secara fisiologis untuk budidaya tanaman mint pada sistem hidroponik rakit apung.
Copyrights © 2025