Pergeseran kesadaran konsumen terhadap isu lingkungan mendorong pelaku usaha, termasuk UMKM, untuk mengadaptasi strategi pemasaran hijau guna tetap relevan di tengah meningkatnya permintaan akan produk berkelanjutan. Generasi milenial sebagai segmen pasar dominan memiliki preferensi kuat terhadap merek yang tidak hanya menawarkan kualitas, tetapi juga nilai-nilai keberlanjutan dan etika lingkungan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis bagaimana UMKM Ecofarm Fresh Bandung mengadaptasi strategi pemasaran hijau dalam menarik konsumen milenial melalui pendekatan narasi merek dan praktik komunikasi yang berkelanjutan. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan studi kasus, yang melibatkan wawancara mendalam dengan pemilik usaha, staf pemasaran digital, dan konsumen milenial loyal, serta observasi terhadap konten media sosial dan aktivitas pemasaran offline. Hasil penelitian menunjukkan bahwa integrasi nilai keberlanjutan ke dalam strategi komunikasi, penggunaan media sosial sebagai ruang edukasi dan interaksi, serta keterlibatan emosional konsumen melalui narasi yang autentik dan empatik terbukti efektif dalam membangun loyalitas dan citra merek yang kuat di segmen milenial. Strategi ini memberikan contoh bahwa pemasaran hijau dapat diimplementasikan secara nyata oleh UMKM tanpa kehilangan esensi nilai dan kedekatan sosial dengan konsumen.
Copyrights © 2025