KENDALI: Economics and Social Humanities
Vol. 4 No. 2 (2025): KENDALI: Economics and Social Sciences Humanities.

IMPLEMENTASI INVESTASI DALAM ISLAM MENURUT PANDANGAN DAN ATURAN DSN-MUI NOMOR 40/DSN-MUI/X/2003

Maulida, Reska (Unknown)
Hilal, Syamsul (Unknown)
Bahrudin, Moh. (Unknown)



Article Info

Publish Date
15 Dec 2025

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis secara komprehensif implementasi investasi dalam Islam menurut pandangan dan aturan yang tertuang dalam Fatwa DSN-MUI Nomor 40/DSN-MUI/X/2003 tentang Pasar Modal dan Pedoman Umum Penerapan Prinsip Syariah di Bidang Pasar Modal. Metode penelitian yang digunakan adalah studi literatur (library research) dengan pendekatan analisis isi (content analysis) terhadap sumber-sumber primer berupa fatwa DSN-MUI, jurnal ilmiah, dan laporan penelitian terkait investasi dan pasar modal syariah, serta sumber sekunder yang relevan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Fatwa DSN-MUI Nomor 40/DSN-MUI/X/2003 memiliki landasan syariah yang kuat dan komprehensif, bersumber dari dalil-dalil Al-Qur'an (QS. Al-Baqarah: 275, QS. An-Nisa: 29, QS. Al-Hasyr: 18), hadits (hadits tentang mudharabah dan larangan gharar), ijma' ulama dari berbagai mazhab (Hanafi, Maliki, Syafi'i, Hanbali), dan kaidah ushul fiqh. Implementasi fatwa dalam praktik pasar modal syariah Indonesia dilakukan melalui mekanisme screening bertahap yang terdiri dari business screening untuk mengeliminasi sektor usaha yang bertentangan dengan prinsip syariah, dan financial screening dengan parameter total utang berbasis bunga maksimal 45% dari total aset dan total pendapatan tidak halal maksimal 10% dari total pendapatan. Investasi syariah memiliki karakteristik khusus yang membedakannya dari investasi konvensional, yaitu kebebasan dari unsur riba, gharar, dan maysir, serta dibangun atas prinsip fundamental keadilan (al-'adl), transparansi (ash-shiddiq), kemaslahatan, dan kehati-hatian. Landasan hukum positif Indonesia melalui UUD 1945 Pasal 29, UU Nomor 8 Tahun 1995 tentang Pasar Modal, UU Nomor 21 Tahun 2011 tentang OJK, dan POJK Nomor 15/POJK.04/2015 memberikan dukungan regulasi yang kuat dengan menjadikan fatwa DSN-MUI sebagai rujukan wajib dalam penerapan prinsip syariah di pasar modal Indonesia. Penelitian ini menyimpulkan bahwa harmonisasi antara otoritas fatwa (DSN-MUI) dan regulator (OJK) menjadi faktor kunci kesuksesan pengembangan pasar modal syariah di Indonesia, meskipun masih terdapat tantangan terkait threshold financial screening, dinamika status syariah saham, dan gap literasi yang memerlukan perbaikan berkelanjutan.

Copyrights © 2025






Journal Info

Abbrev

kendali

Publisher

Subject

Economics, Econometrics & Finance

Description

KENDALI: Economics and Social Sciences Humanities (E-ISSN 2962-5459) is a high-quality, open-access peer-reviewed scientific journal published three times a year (July, November, April) by Asian Publisher. KENDALI: Economics and Social Sciences Humanities periodic scientific journals published based ...