Penelitian ini menganalisis pengaruh simultan dan parsial dari volatilitas harga emas global, kebijakan moneter Indonesia (BI-Rate), dan inflasi terhadap pertumbuhan zakat di Indonesia. Menggunakan data bulanan dari Januari 2015 hingga Desember 2024 dan metode Vector Error Correction Model (VECM), studi ini menemukan adanya hubungan keseimbangan jangka panjang di antara variabel-variabel tersebut. Hasil analisis jangka pendek menunjukkan bahwa volatilitas harga emas global berpengaruh positif signifikan terhadap pertumbuhan zakat, sementara kebijakan moneter (peningkatan suku bunga) berpengaruh negatif signifikan, dan inflasi tidak menunjukkan pengaruh yang signifikan. Analisis Variance Decomposition mengonfirmasi bahwa volatilitas harga emas dan kebijakan moneter adalah kontributor eksternal paling dominan terhadap fluktuasi pertumbuhan zakat. Temuan ini menyarankan perlunya integrasi analisis makroekonomi ke dalam manajemen strategis BAZNAS untuk optimalisasi potensi zakat nasional.
Copyrights © 2025