Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara kekuatan otot perut dan kekuatan otot lengan dengan kemampuan lemparan ke dalam (Throw-In) pada pemain sepak bola usia 13–15 tahun di SSB Putra Linggau. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain korelasional. Sampel penelitian berjumlah 20 orang yang dipilih secara purposive dari populasi sebanyak 50 pemain. Pengumpulan data dilakukan melalui tes sit-up untuk mengukur kekuatan otot perut, tes push-up untuk mengukur kekuatan otot lengan, dan tes lemparan ke dalam untuk mengukur kemampuan Throw-In. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat hubungan yang signifikan antara kekuatan otot perut dengan kemampuan lemparan ke dalam (r = 0,462; p = 0,040), serta antara kekuatan otot lengan dengan kemampuan lemparan ke dalam (r = 0,659; p = 0,002). Secara bersamaan, kedua variabel tersebut memberikan kontribusi yang signifikan terhadap kemampuan lemparan ke dalam dengan nilai koefisien determinasi (R²) sebesar 0,561. Hal ini menunjukkan bahwa 56,1% variasi kemampuan lemparan ke dalam dijelaskan oleh kekuatan otot perut dan otot lengan secara bersama-sama. Hasil juga menunjukkan bahwa kekuatan otot lengan memberikan pengaruh yang lebih dominan dibandingkan kekuatan otot perut.
Copyrights © 2025