Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) merupakan aspek krusial yang harusdiperhatikan dalam setiap aktivitas pekerjaan, terutama di lingkungan kerjadengan risiko tinggi seperti di area bandar udara. Salah satu lokasi dengan tingkatkerawanan tersebut adalah pada kegiatan perawatan gedung terminal di BandarUdara Syamsudin Noor, Kalimantan Selatan. Pekerjaan perawatan ini mencakupaktivitas di ketinggian, penggunaan peralatan berat, serta paparan terhadap risikolistrik, mekanik, dan kimia. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi faktor-faktor yang memengaruhi keselamatan kerja serta merumuskan strategi yang tepatuntuk mengoptimalkan penerapan K3.Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kuantitatif, dengan instrumenberupa kuesioner Skala Likert yang disebarkan kepada 31 responden, yang terdiridari pekerja lapangan dan pengawas. Pengolahan data dilakukan menggunakanaplikasi SPSS versi 25, serta dilengkapi dengan analisis keselamatan kerja (JobSafety Analysis) yang mengacu pada dokumen Rencana Keselamatan Konstruksi(RKK).Hasil penelitian menunjukkan bahwa faktor dominan yang memengaruhikeselamatan kerja meliputi ketersediaan dan kelayakan alat pelindung diri (APD),kedisiplinan dalam penggunaannya, serta efektivitas pengawasan. Penelitian inimenyimpulkan bahwa peningkatan kualitas pelatihan K3, penyediaan APD yangsesuai standar, serta penguatan sistem pengawasan dan evaluasi keselamatan kerjasangat diperlukan guna mengurangi risiko kecelakaan kerja dan meningkatkanproduktivitas di lingkungan bandar udara.
Copyrights © 2025