Inflation is an economic problem that consistently emerges within modern financial systems, particularly in an era dominated by fiat currency and loose monetary policies. Various technical measures to control inflation often fail to fully address issues of justice and social welfare. In this context, classical Islamic economic thought becomes important to re-examine, especially Al-Maqrizi’s perspectives on money and inflation. This study aims to analyze Al-Maqrizi’s thoughts on money and inflation within the framework of Islamic economics and to evaluate their relevance to contemporary monetary policy. The approach used in this research is a qualitative method with a library research design. Data are taken from Al-Maqrizi’s primary work Ighāthat al-Ummah bi Kashf al-Ghummah and relevant contemporary scholarly literature. The data analysis technique employs content analysis with a descriptive-analytical approach. The findings of this study indicate that Al-Maqrizi viewed inflation not merely as a natural phenomenon but as a problem largely caused by human error, such as excessive money printing, unjust fiscal policies, and weak moral conduct among rulers. Al-Maqrizi’s ideas show a strong connection to current financial conditions, particularly in criticizing the fiat currency system, the implementation of loose monetary policies, and the importance of coordination between fiscal and monetary policies based on principles of justice. This study emphasizes that Al-Maqrizi’s insights can provide an alternative framework for formulating monetary policies that are more just, ethical, and focused on societal welfare. Inflasi adalah masalah ekonomi yang selalu muncul dalam sistem keuangan modern, terutama di masa di mana mata uang fiat dan kebijakan uang yang longgar mendominasi. Berbagai langkah teknis untuk mengendalikan inflasi sering kali tidak sepenuhnya mampu menjawab isu keadilan dan kesejahteraan sosial. Dalam hal ini, pemikiran ekonomi Islam klasik menjadi penting untuk diteliti ulang, khususnya pandangan Al-Maqrizi mengenai uang dan inflasi. Penelitian ini memiliki tujuan untuk menganalisis pemikiran Al-Maqrizi tentang uang dan inflasi dalam kerangka ekonomi Islam serta mengevaluasi relevansinya terhadap kebijakan moneter masa kini. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kualitatif dengan jenis penelitian kepustakaan. Data diambil dari karya utama Al-Maqrizi Ighāthat al-Ummah bi Kashf al-Ghummah dan literatur ilmiah kontemporer yang relevan. Teknik analisis data dilakukan melalui analisis isi dengan pendekatan deskriptif-analitis. Temuan dari penelitian ini mengindikasikan bahwa Al-Maqrizi melihat inflasi bukan hanya sebagai fenomena yang wajar, tetapi lebih banyak disebabkan oleh kesalahan yang dilakukan oleh manusia, seperti pencetakan uang yang berlebihan, kebijakan fiskal yang tidak adil, serta lemahnya moral para penguasa. Gagasan Al-Maqrizi memiliki keterkaitan yang kuat dengan kondisi keuangan saat ini, terutama dalam mengkritik sistem mata uang fiat, praktik kebijakan moneter yang longgar, dan pentingnya kerjasama antara kebijakan fiskal dan moneter yang berlandaskan prinsip keadilan. Penelitian ini menegaskan bahwa pemikiran Al-Maqrizi dapat memberikan kerangka alternatif dalam merumuskan kebijakan moneter yang lebih adil, etis, dan berfokus pada kesejahteraan masyarakat.
Copyrights © 2026