The concept of the welfare state is an important topic in modern economic development, especially for developing countries that continue to struggle with poverty, social inequality, and limitations in the effectiveness of social policies. In the context of Islamic economics, welfare is understood more comprehensively—not only focusing on the fulfillment of physical needs, but also encompassing social, moral, and spiritual aspects grounded in Islamic teachings. This article discusses the ideas of M. Umer Chapra regarding the welfare state from the perspective of Islamic economics and their relevance to Indonesia’s current situation. This study adopts a qualitative approach with a library research method, in which information is gathered from M. Umer Chapra’s primary writings and scientific journals related to the themes of the welfare state and Islamic economics. Data analysis is conducted using content analysis techniques to systematically examine Chapra’s thoughts, arguments, and conceptual framework. The findings indicate that M. Umer Chapra’s perspective on the welfare state emphasizes comprehensive sustainability, encompassing material, social, and moral dimensions, with the state playing a central role in directing the economic system to operate ethically and sustainably. Chapra’s ideas are considered relevant to Indonesia, which constitutionally adopts the principles of a welfare state but in practice still faces various challenges, such as social inequality, limited access to social policies, and a tendency toward consumptive welfare programs. Therefore, the welfare state concept proposed by M. Umer Chapra can serve as a conceptual reference in enriching discussions and developing more sustainable welfare policies in Indonesia. Konsep negara kesejahteraan adalah topik penting dalam kemajuan ekonomi modern, terutama bagi negara-negara berkembang yang masih berjuang melawan kemiskinan, ketidakadilan sosial, dan keterbatasan dalam efektivitas kebijakan sosial. Dalam konteks ekonomi Islam, kesejahteraan dipahami dengan lebih luas, tidak hanya fokus pada pemenuhan kebutuhan fisik, tetapi juga meliputi aspek sosial, moral, dan spiritual yang berdasarkan pada ajaran Islam. Artikel ini membahas ide-ide M. Umer Chapra terkait negara kesejahteraan dari sudut pandang ekonomi Islam dan relevansinya terhadap situasi Indonesia saat ini. Penelitian ini mengadopsi pendekatan kualitatif dengan metode penelitian pustaka, di mana informasi diambil dari tulisan-tulisan utama M. Umer Chapra dan jurnal ilmiah yang berkaitan dengan tema negara kesejahteraan dan ekonomi Islam. Analisis data dilakukan menggunakan teknik analisis isi untuk menelaah pemikiran, argumen, dan struktur konseptual Chapra secara sistematis. Temuan dari studi ini menunjukkan bahwa pandangan M. Umer Chapra tentang negara kesejahteraan menekankan keberlangsungan yang komprehensif, mencakup aspek material, sosial, dan moral, dengan peran negara sebagai pemain utama dalam mengarahkan sistem ekonomi agar beroperasi secara etis dan berkelanjutan. Pemikiran Chapra dianggap relevan dengan situasi Indonesia yang secara konstitusi mengadopsi prinsip negara kesejahteraan, namun dalam praktiknya masih menghadapi berbagai tantangan, seperti ketidakadilan sosial, keterbatasan akses terhadap kebijakan sosial, serta kecenderungan pada kebijakan kesejahteraan yang bersifat konsumtif. Oleh karena itu, gagasan tentang negara kesejahteraan dari M. Umer Chapra dapat menjadi acuan konseptual dalam memperkaya diskusi dan pengembangan kebijakan kesejahteraan yang lebih berkelanjutan di Indonesia.
Copyrights © 2026