Penelitian ini berupaya menggambarkan bagaimana layanan bimbingan dan konseling (BK) dijalankan untuk membantu siswa yang mengalami berbagai permasalahan belajar di SMA Nurul Huda Munjul Pesantren. Permasalahan yang muncul beragam, mulai dari rendahnya motivasi, ketidak mampuan memahami materi, hingga kebiasaan belajar yang tidak teratur. Dengan memanfaatkan pendekatan kualitatif memulai wawancara, observasi, dan dokumentasi. Penelitian menemukan bahwa guru BK melakukan sejumlah layanan seperti layanan dasar, layanan responsive, konseling individual, konseling kelompok, serta kerja sama dengan wali kelas dan orang tua. Hasil temuan menunjukkan bahwa layanan ini mampu membantu siswa mengenali hambatan yang mereka hadapi dan menemukan setrategi belajar yang lebih sesuai. Temuan Temuan ini kemudian diperkuat dengan hasil hasil penelitian sebelumnya yang menegaskan pentingnya layanan BK dalam meningkatkan kualitas proses belajar siswa. Meski demikian, masih ada kendala seperti minimnya dukungan orang tua dan keterbatasan konselor. Secara umum, layanan BK terbukti cukup membantu, namun masih membutuhkan penguatan dari sisi sarana dan koordinasi.
Copyrights © 2025