Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh workload dan mental health terhadap turnover intention pada karyawan generasi Z di PT. Rizki Prima Sakti. Pendekatan kuantitatif deduktif digunakan dengan metode survei kuesioner yang disebarkan secara online, dengan total sampel sebanyak 115 responden. Data dianalisis menggunakan PLS-SEM, untuk mengevaluasi hubungan antar variabel serta mengukur efek langsung dan tidak langsung. Hasil penelitian menunjukkan bahwa workload memiliki pengaruh positif terhadap mental health dan turnover intention. Beban kerja yang tinggi, meskipun menantang, dapat berdampak positif pada kesehatan mental jika dikelola dengan baik, namun juga meningkatkan keinginan untuk berpindah kerja. Mental health ditemukan memiliki pengaruh negatif terhadap turnover intention, di mana karyawan dengan kesehatan mental yang baik cenderung lebih puas dengan pekerjaannya dan memiliki keinginan yang lebih rendah untuk keluar. Penelitian ini merekomendasikan perusahaan untuk menerapkan manajemen beban kerja yang lebih efektif dan program kesehatan mental yang komprehensif guna mengurangi turnover intention. Saran untuk penelitian selanjutnya adalah menggunakan alat analisis yang berbeda seperti SEM Amos atau Lisrel, serta memperluas jumlah responden untuk mendapatkan hasil yang lebih generalisasi.
Copyrights © 2025