Lansia di komunitas “Sehat Selalu” menunjukkan berbagai tantangan psikososial yang berkaitan dengan perubahan peran, keterbatasan fisik, dan minimnya dukungan emosional dari keluarga. Penelitian ini bertujuan untuk memahami dinamika psikologis lansia serta merancang intervensi psikoedukasi yang sesuai dengan kebutuhan mereka. Metode yang digunakan meliputi FGD, wawancara, dan home visit yang kemudian dianalisis untuk menyusun intervensi psikoedukasi berbasis komunitas. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar lansia memiliki kepercayaan diri rendah, merasa kesepian, dan kurang mendapat dukungan emosional, meskipun tetap aktif dalam kegiatan komunitas. Observasi lingkungan juga mengungkap risiko keselamatan seperti pencahayaan kurang optimal dan struktur rumah yang tidak ramah lansia. Pelaksanaan psikoedukasi berhasil meningkatkan pemahaman peserta mengenai komunikasi suportif, regulasi emosi, serta pencegahan risiko jatuh sekaligus memperkuat kohesi kelompok dan rasa percaya diri. Intervensi yang diberikan berdampak positif terhadap kesejahteraan psikososial lansia dan menunjukkan bahwa komunitas dapat menjadi sistem dukungan penting dalam meningkatkan kualitas hidup mereka.
Copyrights © 2025