Penelitian ini membahas konsep actuating (penggerakan) dalam pandangan Al-Qur’an serta pelaksanaannya pada manajemen ibadah haji dan umrah. Actuating dipahami sebagai fungsi manajemen yang menggerakkan, mengarahkan, dan memotivasi manusia supaya bekerja dengan efektif agar mencapai tujuan dari organisasi. Dalam Islam, proses penggerakan tersebut diperkaya dengan dimensi spiritual seperti tauhid, amanah, ihsan, syura, tasamuh, dan tartib. Nilai-nilai Qur’ani tersebut tidak hanya mengatur etika pemimpin, tetapi juga memberikan landasan moral bagi setiap individu untuk bekerja dengan kesadaran ibadah. Penelitian ini menemukan bahwa implementasi actuating Qur’ani dalam manajemen haji dan umrah tercermin melalui pembinaan spiritual petugas, profesionalisme kerja, koordinasi lintas lembaga, pelayanan humanis, serta pengaturan sistem operasional yang rapi dan tertib. Integrasi antara prinsip manajemen modern dan nilai-nilai Qur’ani menghasilkan pelayanan yang lebih efektif, amanah, dan berorientasi pada kemaslahatan jamaah.
Copyrights © 2025