Kemampuan konsentrasi merupakan faktor penting dalam keberhasilan belajar. Salah satu strategi untuk meningkatkan konsentrasi dapat dilakukan dengan permainan edukatif seperti puzzle untuk melatih fokus, ketelitian, logika, dan koordinasi visual-motorik. Tujuan dari penelitian ini adalah meningkatkan kemampuan konsentrasi belajar melalui aktivitas bermain puzzle yang dilakukan secara terstruktur. Metode yang digunakan adalah studi kasus pada satu subjek dengan asesmen psikologis. Desain intervensi menggunakan A-B-A yang melibatkan tiga tahapan yaitu pengamatan awal sebelum intervensi (baseline A1), pelaksanaan intervensi (B), dan pengamatan setelah intervensi (baseline A2). Hasil penelitian berdasarkan analisis kasus menunjukkan kemampuan akademik Ananda belum optimal karena konsentrasi belajar. Setelah Ananda melakukan permainan puzzle, Anak mampu menyelesaikan puzzle dengan jumlah keping yang lebih banyak dalam durasi yang lebih lama, serta memperlihatkan perhatian kepada pelajaran. Kesimpulan dari penelitian ini menunjukkan permainan puzzle efektif dalam meningkatkan fokus, koordinasi, dan keterlibatan belajar Ananda di kelas.
Copyrights © 2025