Kajian terhadap penafsiran ayat-ayat munakahat dalam Tafsir al-Qur’an al-Azhim karya Ibnu Katsir memiliki signifikansi ilmiah karena berpengaruh kuat dalam pembentukan pemahaman hukum keluarga Islam dalam tradisi klasik maupun kontemporer. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis metodologi dan corak penafsiran Ibnu Katsir sekaligus menelusuri bagaimana pendekatan tersebut membentuk pola istinbath hukum terkait pernikahan. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan jenis studi kepustakaan melalui pendekatan tafsir dan analisis isi terhadap teks primer serta didukung literatur sekunder relevan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Ibnu Katsir menerapkan metode tahlili yang runtut, disertai perhatian mendalam terhadap aspek kebahasaan, munasabah ayat, dan asbāb al-nuzūl, serta didominasi corak tafsir bi al-ma’tsur yang berlandaskan al-Qur’an, hadis sahih, dan riwayat sahabat serta tabi’in. Penafsiran terhadap ayat-ayat munakahat menunjukkan konsistensi penggunaan dalil, ketelitian dalam seleksi riwayat, dan kekuatan argumentasi hukum. Temuan ini menegaskan bahwa metodologi Ibnu Katsir memberikan kontribusi penting dalam pengembangan kajian hukum keluarga Islam dan tetap relevan untuk menjawab isu-isu kontemporer
Copyrights © 2025