Masalah kinerja yang tercermin dari penurunan nilai Key Performance Indicator (KPI), hasil kerja, serta kepuasan pelanggan antara bulan Juli hingga September 2025, ditambah dengan tingkat ketidakhadiran karyawan yang masih tinggi, menjadi kendala utama dalam kegiatan operasional Yayasan Segar Herang Bersama, yang beroperasi di bidang katering. Studi ini difokuskan untuk menguji dan mengonfirmasi berdasarkan pendekatan ilmiah bagaimana disiplin kerja dan motivasi kerja, ditinjau secara individual maupun kolektif, berdampak pada kinerja karyawan di Yayasan Segar Herang Bersama, Kabupaten Bandung Barat. Riset ini mengadopsi metode kuantitatif melalui pendekatan deskriptif dan verifikatif, dan menerapkan teknik sampel jenuh sehingga keseluruhan populasi yang terdiri atas 47 responden dicakup sebagai sampel penelitian. Pengambilan data dilaksanakan melalui kuesioner, kemudian hasilnya diproses menggunakan uji T untuk menilai hubungan parsial dan uji F untuk melihat dampak simultan, setelah memastikan seluruh persyaratan uji asumsi klasik (normalitas, multikolinearitas, dan heteroskedastisitas) telah terpenuhi. Berdasarkan analisis parsial, disiplin kerja terbukti memberikan dampak bermakna serta memperlihatkan korelasi positif yang kuat pada kinerja karyawan. Demikian pula, motivasi kerja menunjukkan pengaruh signifikan dengan korelasi positif yang kuat pada kinerja karyawan. Lebih lanjut, pengujian simultan dengan uji F memperlihatkan kombinasi disiplin kerja dan motivasi kerja memberikan dampak signifikan yang sangat kuat pada kinerja karyawan. Peningkatan kinerja karyawan dapat dicapai melalui implementasi pemantauan terhadap pencapaian target, sistem evaluasi kinerja yang transparan, pemberian kompensasi yang kompetitif, serta penerapan aturan disiplin yang jelas.
Copyrights © 2026