Penelitian ini mengkaji tentang dampak migrasi terhadap perubahan sosial budaya di Kota Batam, Kota yang merupakan tempat tujuan migrasi dari berbagai daerah di Indonesia. Migrasi dilakukan dengan tujuan utama meningkatkan kondisi ekonomi, namun juga membawa perubahan sosial budaya melalui proses akulturasi. Tujuan dari penelitian adalah mengetahui perubahan budaya sosial yang terjadi akibat migrasi di Kota Batam, faktor migrasi, serta dampak positif dan negatif terhadap sosial budaya Kota Batam. Metode penelitian ini menggunakan studi literatur dengan mengambil sumber data yang relevan tentang dampak migrasi terhadap sosial budaya. Analisis dan penyajian datanya menggunakan deskriptif analisis dan berdasarkan fenomena yang terlihat di Kota Batam. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa faktor-faktor migrasi yang dilakukan yaitu ekonomi, pendidikan, budaya, lingkungan, dan sosial. Dampak yang diberikan adalah dampak positif dan negatif. Dampak positif migrasi adalah munculnya keragaman bahasa, gaya bicara, dan pakaian, terbukanya lapangan pekerjaan, serta pelestarian budaya lokal melalui adaptasi. Migrasi juga menimbulkan dampak negatif seperti kesalahpahaman komunikasi, ancaman terhadap keberlangsungan rumah adat Melayu asli, berkurangnya lahan dan ruang budaya bagi masyarakat asli, serta konflik sosial budaya yang dapat mengganggu kohesi sosial. Pergeseran demografis akibat migrasi menyebabkan masyarakat Melayu asli semakin tersingkir dari wilayah tradisionalnya, dengan implikasi penting bagi dinamika sosial budaya di Kota Batam.
Copyrights © 2026