Al-Zayn: Jurnal Ilmu Sosial & Hukum
Vol 4 No 1 (2026): 2026

Media Sosial Dan Self Diagnotic Remaja

Gede Satya Wicaksana (Unknown)
Ni Made Indiana (Unknown)
I Putu Gede Buda Mardiksa Putra (Unknown)



Article Info

Publish Date
14 Jan 2026

Abstract

Pendidikan saat ini memang begitu berharga sebab dengan pendidikan orang akan tau mana yang boleh dilakukan dan yang tidak boleh dilakukan. Pendidikan sebagai jembatan untuk mengajarkan berbagai hal yang membuat seseorang menjadi lebih baik. Dimulai dari keluarga sebagai tempat pertama menimba ilmu dari orang tua, sebab anak kecil sebagai kertas putih yang masih bersih tidak ada coretan sehingga apa yang diajari oleh orang tuanya begitupun yang diikutinya. Tidak jarang banyak yang tidak berhasil dengan tugas ini. Begitu pentingnya pendidikan dan pengawasan orang tua yang nantinya dilanjutkan dengan pendidikan di sekolah. Sekolah sebagai media pembelajaran diri, pengajaran tentang ilmu, etika, tata krama dan juga sosialisasi. Lingkungan keluarga menjadi penentu orang itu akan menjadi pribadi yang baik ataupun tidak karena jika keluarga yang suka bertengkar bahkan di depan anaknya, membuat anak akan trauma dan cenderung tingkat emosinya lebih tinggi. Namun beda halnya dengan orangtua yang harmonis, mengasuh anak dengan baik, rukun pasti anak tersebut akan menjadi pribadi yang baik. Seseorang yang berpribadi baik kemudian mengeyam pendidikan di sekolah akan semakin menambah pengetahuan dan dengan bersekolah seseorang bisa diakui keberadaannya oleh orang lain. Manusia yang seutuhnya ditempa dengan sekolah dan pendidikan supaya peserta didik mampu berkembang, baik kecerdasan intelektual, emosional dan spiritual. Ketiganya harus diseimbangkan. Emosional anak juga sangat bergantung pada media sosial karena di zaman sekarang ini banyak yang mengdiagnosa dirinya telah mengalami gangguan tanpa memeriksakan ke psikiater dan juga dokter. Pemanfaatan media sosial yng kurang tepat menjadi pemicu munculnya tindakan self diagnostic ini. Kemahiran dalam mencari informasi kesehatan di internet dan media sosial mengenai informasi kesehatan mental. Hasil survey yang didapatkan perancang pada april 2021, sebanyak 60% dari 100 remaja generasi Z pertama kali mengetahui penyakit mental melalui media sosial , kemudian 39% mengetahui telah memiliki penyakit mental melalui media sosial, sedangkan 27,6% lainnya melalui website kesehatan yang diakses melalui internet dan 3,8 berasal dari diagnose tenaga ahli.

Copyrights © 2026






Journal Info

Abbrev

AlZayn

Publisher

Subject

Religion Humanities Economics, Econometrics & Finance Education Languange, Linguistic, Communication & Media

Description

Al-Zayn: Jurnal Ilmu Sosial & Hukum dengan e-ISSN 3026-2917 p-ISSN 3026-2925 Prefix DOI 10.61104. adalah jurnal akses terbuka peer-reviewed dan mengikuti kebijakan single-blind review. Artikel ilmiah pada Al-Zayn: Jurnal Ilmu Sosial & Hukum merupakan hasil penelitian orisinal, ide konseptual, dan ...