Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penggunaan bahasa dalam komunikasi Presiden Prabowo Subianto pada penanganan banjir di Aceh dan Sumatera. Fokus penelitian diarahkan pada ragam bahasa yang digunakan, ciri kebahasaan lisan, pilihan diksi, struktur tuturan, serta fungsi bahasa dalam menyampaikan informasi kondisi lapangan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif, dengan tujuan untuk mendeskripsikan dan menganalisis. Analisis dilakukan melalui pendekatan kualitatif deskriptif berdasarkan transkrip video Metro TV, untuk mengungkap bagaimana bahasa mencerminkan pemikiran, sikap, dan orientasi penutur terhadap kondisi lapangan. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa penggunaan bahasa dalam komunikasi Presiden Prabowo Subianto bersifat kontekstual, adaptif, dan fungsional, sesuai dengan karakter bahasa lisan dalam situasi krisis. Implikasi linguistik dari penggunaan bahasa tersebut berpotensi membentuk pemaknaan publik yang realistis dan humanis, meskipun penelitian ini tidak mengukur secara langsung dampak bahasa terhadap opini masyarakat.
Copyrights © 2026