Pemanfaatan teknologi informasi merupakan instrumen penting dalam mendukung reformasi birokrasi dan peningkatan kualitas tata kelola pemerintahan. Pemerintah Kabupaten Nganjuk mengimplementasikan Sistem Informasi Kearsipan Dinamis Terintegrasi (SRIKANDI) sebagai bagian dari kebijakan digitalisasi administrasi persuratan dan kearsipan pada Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM). Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis implementasi kebijakan SRIKANDI dalam meningkatkan efektivitas dan efisiensi pelayanan administrasi kepegawaian. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif dan penalaran deduktif. Data diperoleh melalui wawancara mendalam, observasi, serta teaah dokumen resmi yang relevan dengan kebijakan pelaksanaan. Analisis implementasi kebijakan dilakukan dengan menggunakan model George C. Edward III yang mencakup aspek komunikasi, sumber daya, disposisi, dan struktur birokrasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi aplikasi SRIKANDI di BKPSDM Kabupaten Nganjuk telah dilaksanakan dengan cukup baik dan memberikan kontribusi positif terhadap pengelolaan administrasi persuratan secara elektronik. Namun demikian, masih terdapat kendala pada aspek kompetensi sumber daya manusia dan optimalisasi sistem pemanfaatan, sehingga diperlukan penguatan kapasitas aparatur dan evaluasi berkelanjutan guna mendukung tercapainya implementasi kebijakan secara optimal.
Copyrights © 2026