Permasalahan dalam penelitian ini adalah rendahnya kemampuan bahasa anak dalam berbicara yang disebabkan karena pembelajaran terlalu monoton, model pembelajaran yang kurang bervariasi dampaknya perkembangan kemampuan berbicara anak tidak akan berkembang secara optimal. Upaya untuk mengatasi permasalahan tersebut adalah dengan menerapkan kombinasi model pembelajaran problem based learning dan model talking stick dengan metode bercerita menggunakan media kartu bergambar dalam pembelajaran. Penelitian ini menggunakan pendekatan penelitian kualitatif dengan jenis penelitian tindakan kelas (PTK), yang dilaksanakan sebanyak 3 kali pertemuan. Subjek penelitian adalah anak kelompok B TK Trisula II Perwari Banjarmasin dengan jumlah anak sebanyak 15 orang anak. Data dihasilkan dari lembar observasi guru, anak, dan hasil capaian perkembangan. Hasil penelitian ini menunjukkan aktivitas guru pada pertemuan 1 kriteria “Baik”, pertemuan 2 kriteria “Sangat Baik” dan pertemuan 3 kriteria “Sangat Baik”. Aktivitas anak pertemuan 1 (26,67%) kategori “Kurang Aktif”, pertemuan 2 (73,33%) kategori “Aktif” dan pertemuan 3 (100%) kategori “Sangat Aktif”. Dan hasil capaian perkembangan berbicara anak pada pertemuan 1 (33,33%) kategori (BB), pertmuan 2 (66,67%) kategori (BSH), dan pertemuan 3 (100%) kategori (BSB). Disarankan hasil penelitian ini dijadikan sebagai bahan masukan dalam memperbaiki pembelajaran pada anak
Copyrights © 2025