Penelitian ini bertujuan untuk menentukan pengaruh kinerja keuangan pemerintah daerah terhadap pertumbuhan ekonomi regional. Data yang digunakan dalam penelitian ini terdiri dari delapan puluh titik data dari dua puluh kabupaten dan kota di Provinsi Jawa Barat untuk periode 2021-2024. Teknik sampling yang digunakan dalam penelitian ini adalah purposive sampling. Metode pengujian hipotesis yang diterapkan dalam penelitian ini adalah model regresi panel. Model regresi panel yang sesuai untuk penelitian ini adalah Fixed Effect Model (FEM). Pengolahan data dalam penelitian ini dilakukan menggunakan aplikasi Eviews versi 12. Penelitian ini menggunakan rasio kemandirian, rasio efektivitas, dan rasio pertumbuhan sebagai indikator kinerja keuangan pemerintah daerah. Berdasarkan hasil analisis data, rasio kemandirian memiliki pengaruh positif yang signifikan terhadap pertumbuhan ekonomi, rasio efektivitas memiliki pengaruh negatif yang signifikan terhadap pertumbuhan ekonomi, dan rasio pertumbuhan memiliki pengaruh negatif yang tidak signifikan terhadap pertumbuhan ekonomi. Pemerintah pusat perlu menganalisis kebijakan dukungan keuangan regional, pemerintah daerah perlu memilih program dan kegiatan yang sesuai, dan masyarakat harus berpartisipasi dalam pemantauan implementasinya.
Copyrights © 2025