Pendidikan abad ke-21 mengharuskan siswa memiliki kemampuan berpikir kritis dalam menelaah dan menyelesaikan masalah secara rasional. Namun, proses belajar di sekolah dasar cenderung fokus pada peran guru sehingga belum optimal mengembangkan kemampuan tersebut. Model Project Based Learning (PjBL) menjadi solusi karena turut mengajak partisipasi aktif siswa dalam pemecahan masalah nyata yang menumbuhkan kreativitas dan kolaborasi. Adapun tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis efektivitas model PjBL dalam meningkatkan keterampilan berpikir kritis siswa sekolah dasar serta mengidentifikasi faktor-faktor yang mempengaruhi keberhasilannya. Melalui kajian Systematic Literature Review (SLR) dengan pedoman PRISMA terhadap 200 artikel (2019–2024), diperoleh 14 artikel relevan yang dianalisis. Hasil kajian memberikan bukti bahwa PjBL berdampak positif terhadap peningkatan keterampilan berpikir kritis melalui kegiatan belajar yang kolaboratif, kontekstual, dan reflektif. Keberhasilan implementasi dipengaruhi oleh kompetensi guru, keterlibatan siswa, dukungan lingkungan belajar, serta penggunaan media pembelajaran inovatif. Secara keseluruhan, PjBL terbukti berperan sebagai model pembelajaran yang efektif dan relevan dalam mengembangkan kemampuan berpikir kritis abad ke-21 di sekolah dasar.
Copyrights © 2025