Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor-faktor operasional yang memengaruhi kinerja PDAM di Wilayah 1 selama tahun 2021–2023, meliputi efektivitas produksi, efisiensi distribusi air (NRW), durasi pelayanan, dan kualitas tekanan air. Penelitian ini menggunakan data sekunder dengan jumlah populasi sebanyak 111 PDAM dan menggunakan data 2021, 2022 dan 2023. Pengujian data dilakukan dengan menggunakan analisis regresi linear berganda melalui software SPSS . Teknik analisis dalam pengujian hipotesis dilakukan menggunakan uji simultan (F) dan uji parsial (t). Namun sebelum melakukan uji F dan uji t, terlebih dahulu dilakukan pengujian asumsi klasik yang meliputi uji normalitas, uji multikolinearitas, uji heteroskedastisitas, serta uji autokorelasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa efektivitas produksi, durasi pelayanan, dan kualitas tekanan air secara simultan memberikan pengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja operasional PDAM. Berdasarkan uji partial (t) distribusi air memiliki pengaruh negatif dan signifikan Terhadap kinerja. Hasil Uji Koefisien determinasi (Adjusted R²) menunjukkan bahwa model mampu menjelaskan sebagian besar variasi kinerja operasional. Implikasi dari penelitian ini yaitu pentingnya pengendalian NRW, peningkatan kontinuitas layanan, serta manajemen tekanan sebagai prioritas strategis dalam upaya meningkatkan kinerja PDAM.
Copyrights © 2026