Latar belakang: Bully merupakan permasalahan sosial yang sering terjadi pada remaja dan dapat menjadi masalah yang serius bagi individu yang mengalaminya dapat menimbulkan dampak psikologis, salah satunya terhadap konsep diri dan harga diri. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara pengalaman menjadi korban bully dengan konsep diri dan harga diri pada remaja. Metode: Penelitian kuantitatif analitik korelasional dengan metode cross-sectional, menggunakan uji korelasi kontigensi dan regresi logistik sederhana sebagai teknik analisis statistik. Subjek penelitian adalah remaja sekolah yang dipilih menggunakan teknik accidental sampling dengan jumlah 390 responden. Pengumpulan data dilakukan menggunakan kuesioner. Hasil penelitian menunjukkan nilai p-value sebesar 0,000 artinya terdapat hubungan yang signifikan antara pengalaman menjadi korban bullying dengan konsep diri pada remaja (p < 0,000) dan nilai p-value sebesar 0,037 menunjukkan adanya hubungan yang signifikan antara pengalaman menjadi korban bully dengan harga diri pada remaja (p < 0,037). Semakin tinggi pengalaman menjadi korban bully, semakin rendah konsep diri remaja. Kesimpulan dari penelitian ini menunjukkan bahwa pengalaman menjadi korban bully berperan dalam pembentukan konsep diri dan harga diri pada remaja. Oleh karena itu, diperlukan upaya pencegahan bully serta intervensi psikologis untuk membantu remaja mengembangkan konsep diri yang positif
Copyrights © 2026