Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA) merupakan salah satu masalah kesehatan masyarakat yang masih sering ditemukan, khususnya pada wilayah pesisir dengan karakteristik lingkungan dan sosial tertentu. Penentuan fokus penelitian ini didasarkan pada hasil telaah data laporan morbiditas Puskesmas Medan Labuhan bulan Oktober, yang menunjukkan bahwa ISPA merupakan penyakit dengan jumlah kasus tertinggi di wilayah tersebut, sehingga relevan dijadikan prioritas kajian. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui prevalensi ISPA serta menggambarkan faktor risiko lingkungan dan perilaku yang berhubungan dengan kejadian ISPA pada masyarakat pesisir Medan Labuhan. Penelitian menggunakan desain kuantitatif dengan pendekatan deskriptif, melibatkan 50 responden masyarakat dewasa yang dipilih secara purposive. Data dikumpulkan pada awal November menggunakan kuesioner terstruktur yang mencakup karakteristik responden, kejadian ISPA dalam tiga bulan terakhir, faktor lingkungan rumah, faktor perilaku berisiko, serta upaya pencegahan ISPA. Analisis data dilakukan secara univariat dalam bentuk distribusi frekuensi dan persentase. Hasil penelitian menunjukkan bahwa prevalensi ISPA sebesar 34%, dengan faktor risiko dominan meliputi ventilasi rumah yang tidak memenuhi syarat, pencahayaan rumah yang kurang, serta paparan asap rokok di dalam rumah. Upaya pencegahan ISPA pada masyarakat pesisir masih belum optimal. Penelitian ini menegaskan perlunya penguatan intervensi promotif dan preventif oleh puskesmas untuk menurunkan risiko ISPA di wilayah pesisir.
Copyrights © 2026