Diabetes melitus tipe 2 merupakan penyakit kronis yang memerlukan pengendalian optimal untuk mencegah komplikasi. Keberhasilan terapi dipengaruhi oleh berbagai faktor, termasuk kepatuhan, manajemen diri, dan karakteristik pasien. Penelitian ini bertujuan menganalisis determinan outcome terapi pada pasien DM tipe 2 di Poli Rawat Jalan RS X Kota Blitar. Penelitian menggunakan desain analitik cross-sectional pada 83 responden yang dipilih secara purposive sampling. Tingkat kepatuhan diukur dengan Medication Adherence Report Scale (MARS-5) dan manajemen diri dengan Diabetes Self-Management Questionnaire (DSMQ). Outcome terapi dinilai dari kadar glukosa darah sewaktu (GDS) dan glukosa darah puasa (GDP). Hasil menunjukkan kepatuhan (p=0,001), manajemen diri (p=0,003), dan lama menderita DM (p=0,048) berhubungan signifikan dengan outcome terapi, sedangkan karakteristik seperti jenis kelamin, usia, pendidikan, dan pekerjaan tidak berhubungan secara signifikan. Analisis regresi logistik mengidentifikasi kepatuhan sebagai determinan utama (OR=3,280; 95% CI: 1,085–9,913). Dapat disimpulkan bahwa peningkatan kepatuhan pengobatan dan manajemen diri berperan penting dalam keberhasilan terapi pada pasien DM tipe 2.
Copyrights © 2025