Diare merupakan salah satu masalah kesehatan masyarakat yang dapat disebabkan oleh pencemaran air minum oleh bakteri patogen seperti Escherichia coli. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan keberadaan E. coli pada air minum dengan kejadian diare di wilayah kerja Puskesmas X. Jenis penelitian ini adalah kuantitatif dengan desain cross sectional. Sampel sebanyak 95 responden dipilih menggunakan teknik random sampling. Data diperoleh melalui wawancara dengan kuesioner dan pemeriksaan laboratorium menggunakan teknik Compact Dry EC untuk mendeteksi serta menghitung jumlah E. coli. Analisis data dilakukan menggunakan uji chi-square dengan tingkat kepercayaan 95%. Hasil penelitian menunjukkan terdapat hubungan signifikan antara keberadaan E. coli pada air minum dengan kejadian diare (p = 0,020), serta terdapat hubungan signifikan dengan faktor sumber air minum, kebiasaan merebus air, penggunaan alat penyaring, dan pengetahuan tentang E. coli. Disimpulkan bahwa keberadaan E. coli pada air minum berpengaruh terhadap kejadian diare di wilayah penelitian. Oleh karena itu, masyarakat disarankan untuk menggunakan air bersih, merebus atau menyaring air sebelum diminum, serta meningkatkan pengetahuan tentang bahaya E. coli.
Copyrights © 2026