Penelitian ini bertujuan untuk memahami secara mendalam pengaruh beban kerja dan kompensasi terhadap kinerja karyawan pada PT Tanamas Industry Cirebon, perusahaan manufaktur furnitur berbahan rotan dan kayu jati. Pendekatan penelitian yang digunakan adalah kualitatif deskriptif dengan desain studi kasus. Data diperoleh melalui wawancara mendalam, observasi langsung, dan dokumentasi terhadap 83 karyawan bagian produksi, kemudian dianalisis menggunakan model interaktif Miles, Huberman, dan SaldaƱa, yang meliputi reduksi data, penyajian data, serta penarikan kesimpulan dan verifikasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa beban kerja yang tinggi berdampak pada kelelahan fisik dan mental, menurunkan efisiensi, ketelitian, serta konsentrasi kerja. Sementara itu, sistem kompensasi yang masih terbatas pada gaji pokok dan uang kehadiran belum sepenuhnya mencerminkan keadilan dan proporsionalitas terhadap beban kerja yang dihadapi. Ketidakseimbangan ini menimbulkan persepsi ketidakadilan, menurunkan motivasi, dan berdampak negatif pada kinerja. Penelitian ini menegaskan bahwa keseimbangan antara beban kerja dan kompensasi merupakan faktor kunci dalam menjaga motivasi serta kinerja karyawan yang berkelanjutan. Oleh karena itu, disarankan agar perusahaan melakukan penataan ulang beban kerja secara proporsional dan mengembangkan sistem kompensasi berbasis kinerja yang lebih adil dan adaptif terhadap kontribusi karyawan.
Copyrights © 2026