Dakwah Islam di Yogyakarta menuntut pendekatan yang bijaksana dan kontekstual agar dapat diterima oleh masyarakat yang kaya akan warisan budaya. Artikel ini bertujuan mengkaji potensi integrasi ajaran dakwah Sunan Kalijaga dengan filosofi Sangkan Paraning Dumadi sebagai model manajemen dakwah berkelanjutan di Yogyakarta. Penelitian ini menggunakan metode literature review dengan menelaah berbagai sumber ilmiah, naskah budaya, dan kajian dakwah. Hasil kajian menunjukkan bahwa integrasi dakwah bil hikmah ala Sunan Kalijaga dengan nilai-nilai filosofi Jawa dapat menjadi strategi efektif dalam menjaga keberlanjutan dakwah sekaligus melestarikan identitas budaya lokal. Model ini menegaskan pentingnya perencanaan dakwah yang adaptif dan peka terhadap nilai-nilai lokal agar dakwah dapat berakar kuat di tengah arus modernisasi.
Copyrights © 2025