Remaja primipara merupakan kelompok maternal yang rentan mengalami tantangan fisiologis, psikologis, dan sosial selama kehamilan, persalinan, dan masa nifas sehingga memerlukan pendekatan asuhan khusus. Penelitian studi kasus ini bertujuan menganalisis peran edukasi personal dan kontinuitas asuhan kebidanan dalam mendukung adaptasi perilaku kesehatan pada seorang ibu berusia 19 tahun dengan status gizi kurang (IMT 16,6 kg/m² dan LILA 19 cm). Pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, pemeriksaan fisik, dan dokumentasi asuhan kebidanan komprehensif sejak masa antenatal hingga konseling KB. Hasil penelitian menunjukkan bahwa edukasi yang diberikan secara sistematis dan berkelanjutan mampu meningkatkan pemahaman ibu terkait perubahan fisiologis kehamilan, manajemen ketidaknyamanan, serta praktik perawatan diri dan bayi. Keberhasilan Inisiasi Menyusu Dini, praktik ASI eksklusif hingga dua minggu postpartum, serta pemilihan metode KB Laktasi Amenorea menunjukkan peningkatan self-efficacy maternal dan kualitas pengambilan keputusan kesehatan. Selain itu, penerapan continuity of care turut meningkatkan kedisiplinan kunjungan, penerimaan edukasi, serta kesiapan ibu menjalani masa transisi menjadi orang tua. Hasil studi ini menyimpulkan bahwa edukasi personal yang terarah dan kontinuitas asuhan kebidanan efektif dalam meningkatkan adaptasi perilaku kesehatan maternal pada remaja primipara dan direkomendasikan untuk dioptimalkan dalam pelayanan kebidanan, terutama di fasilitas pelayanan primer.
Copyrights © 2025