Perkembangan teknologi informasi dan komunikasi, khususnya Artificial Intelligence (AI), menghadirkan tantangan bagi pendidikan anak usia dini (PAUD) dalam menyiapkan anak menghadapi era digital. Anak usia dini perlu dibekali keterampilan berpikir kritis dan kreatif sejak dini sebagai bagian dari kompetensi abad ke-21 yang sejalan dengan Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (Sustainable Development Goals/SDGs) 4 tentang pendidikan berkualitas. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan kompetensi guru PAUD dalam memanfaatkan AI secara pedagogis guna merancang pembelajaran inovatif yang menstimulasi keterampilan berpikir kritis dan kreativitas anak usia dini. Metode pengabdian yang digunakan adalah Participatory Action Research (PAR) dengan pendekatan kolaboratif, yang melibatkan mitra secara aktif pada tahap identifikasi masalah, perencanaan program, pelaksanaan tindakan, serta evaluasi dan refleksi. Pelatihan dilaksanakan dalam tiga kali pertemuan dengan metode pemaparan ahli, diskusi, tanya jawab, dan praktik terbimbing. Kegiatan ini melibatkan 30 satuan PAUD dari total 301 satuan PAUD di Kota Surakarta, dengan pembatasan jumlah peserta karena keterbatasan waktu dan pendanaan. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa pelatihan AI mampu meningkatkan pemahaman dan kesiapan guru PAUD dalam mengintegrasikan teknologi AI ke dalam pembelajaran, sehingga berpotensi mendukung peningkatan kualitas pembelajaran PAUD serta pencapaian SDGs 4.
Copyrights © 2026