Elok Endang Rasmani, Upik
Unknown Affiliation

Published : 10 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 10 Documents
Search

Persepsi Pedagogi Kreatif Guru: Studi Naratif Praktik Kurikulum Merdeka pada Pendidikan Prasekolah Eka Nurjanah, Novita; Wahyuningsih, Siti; Elok Endang Rasmani, Upik; Winarji, Bambang; Fitrianingtyas, Anjar; Shofiatin Zuhro, Nurul; Jumiatmoko, Jumiatmoko
Murhum : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Vol. 5 No. 2 (2024): Desember
Publisher : Perkumpulan Pengelola Jurnal (PPJ) PAUD Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37985/murhum.v5i2.690

Abstract

Pembelajaran kreatif tidak dapat diterapkan pada Lembaga Pendidikan anak prasekolah di Indonesia hanya dengan menerbitkan dokumen kebijakan yang termuat di dalam kurikulum merdeka saja. Upaya dalam mendukung keterlaksanaan pembelajaran yang kreatif diperlukan peran penting guru dalam menafsirkan dan melaksanakan praktik baik kebijakan yang telah dibuat oleh Pemerintah.  Keyakinan guru dalam melaksanakan praktik baik ini merupakan faktor penting keterlaksanaan kebijakan yang ada.  Tujuan dilakukannya penelitian ini adalah untuk melihat persepsi pedagogi kreatif guru dalam melaksanakan kebijakan kurikulum merdeka dalam konteks pendidikan anak prasekolah. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dengan strategy approach naratif. Tematik analisis digunakan dalam analisis data penelitian ini. Hasilnya menunjukkan bahwa guru memiliki keyakinan bahwa pedagogi kreatif ini diperlukan dalam implementasi kebijakan kurikulum merdeka. Upaya guru dalam meningkatkan keyakinan kreatif ini dilakukan dengan mengikuti berbagai seminar ataupun pendidikan dan latihan yang disediakan oleh pemerintah melalui laman Platform Merdeka Mengajar atau PMM ataupun lembaga non-profit. Temuan penelitian ini menunjukkan bahwa keyakinan positif guru terkait pedagogi kreatif memiliki dampak terhadap kualitas pembelajaran khususnya stimulasi kreativitas yang diimplementasikan oleh guru dalam kebijakan kurikulum merdeka. Guru pada anak prasekolah yang memiliki pedagogi kreatif tinggi akan memberikan pembelajaran yang kreatif sehingga dapat mestimulasi kreativitas anak secara optimal.
Sosialisasi Kualitas Manajemen Lembaga PAUD dalam Upaya Pemantapan Target Kurikulum Merdeka Wahyuningsih, Siti; Elok Endang Rasmani, Upik; Winarji, Bambang; Eka Nurjanah, Novita; Jumiatmoko, Jumiatmoko; Fitrianingtyas, Anjar; Shofiatin Zuhro, Nurul; Kristiani Wahyu Widiastuti, Yuanita; Agustina, Putri
Murhum : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Vol. 5 No. 2 (2024): Desember
Publisher : Perkumpulan Pengelola Jurnal (PPJ) PAUD Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37985/murhum.v5i2.910

Abstract

Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman dan keterampilan manajemen di kalangan pengelola PAUD guna mendukung implementasi Kurikulum Merdeka. Sosialisasi ini mencakup pengenalan konsep Kurikulum Merdeka, strategi manajemen yang efektif, serta teknik evaluasi dan pengawasan yang sistematis. Pengabdian ini dilaksanakan dengan menggunakan metode PAR (Participatory Action Research), yang melibatkan partisipasi aktif dari komunitas atau kelompok sasaran dalam seluruh proses penelitian, mulai dari identifikasi masalah, perencanaan tindakan, pelaksanaan hingga evaluasi. Melalui pendekatan partisipatif dan kolaboratif, kegiatan ini berhasil memberikan wawasan dan keterampilan baru kepada para guru dan pengelola PAUD, sehingga mereka lebih siap dalam melaksanakan dan mensukseskan Kurikulum Merdeka. Hasil dari kegiatan ini menunjukkan peningkatan signifikan dalam kualitas manajemen dan kesiapan institusi dalam mengimplementasikan Kurikulum Merdeka, yang diharapkan dapat meningkatkan kualitas pendidikan anak usia dini di wilayah Surakarta. Selain itu, pelaksanaan program ini diharapkan juga dapat membangun jaringan kerjasama yang lebih solid antara guru, pengelola PAUD, dan masyarakat sekitar untuk mencapai tujuan pendidikan yang lebih baik.
Pelatihan Pemanfaatan Artificial Intelligence dalam Penyusunan Modul Ajar Kurikulum Merdeka bagi Guru Pendidikan Anak Usia Dini Elok Endang Rasmani, Upik; Wahyuningsih, Siti; Fitrianingtyas, Anjar; Agustina, Putri; Kristiani Wahyu Widiastuti, Yuanita; Kholika Fitri, Apriliani; Indah Pratiwi, Afifah
Murhum : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Vol. 5 No. 2 (2024): Desember
Publisher : Perkumpulan Pengelola Jurnal (PPJ) PAUD Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37985/murhum.v5i2.911

Abstract

Pengabdian ini bertujuan untuk meningkatkan kompetensi guru PAUD dalam memanfaatkan teknologi Artificial Intelligence (AI) untuk menyusun modul ajar yang sesuai dengan prinsip-prinsip Kurikulum Merdeka. Dilaksanakan di Gugus II Aster Surakarta dengan menggunakan metode Participatory Action Research (PAR). Pelatihan ini melibatkan guru-guru PAUD dari Gugus I Teratai dan Gugus II Aster Surakarta dalam rangkaian kegiatan pelatihan serta pendampingan intensif. Melalui metode PAR, para peserta secara aktif berpartisipasi dalam setiap tahap kegiatan, mulai dari identifikasi kebutuhan, perencanaan, pelaksanaan, hingga evaluasi. Hal ini bertujuan agar guru tidak hanya memahami teori, tetapi juga mampu menerapkan AI dalam konteks pembelajaran yang konkret khususnya dalam penyusunan modul ajar kurikulum merdeka. Hasil dari kegiatan ini diharapkan mampu meningkatkan kualitas modul ajar yang disusun oleh guru PAUD, sehingga dapat menciptakan pengalaman belajar yang lebih kreatif, inovatif, dan adaptif bagi anak-anak. Selain itu, diharapkan kegiatan ini dapat mendorong guru untuk terus mengembangkan kompetensi mereka dalam memanfaatkan teknologi sebagai alat bantu dalam proses pembelajaran.
Transformasi Pendidikan PAUD: Sosialisasi Best Practice Manajemen Pembelajaran Proyek Berbasis Kurikulum Merdeka Elok Endang Rasmani, Upik; Kristiani Wahyu Widiastuti, Yuanita; Fitrianingtyas, Anjar
Murhum : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Vol. 5 No. 2 (2024): Desember
Publisher : Perkumpulan Pengelola Jurnal (PPJ) PAUD Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37985/murhum.v5i2.957

Abstract

Pengabdian ini bertujuan untuk mentransformasi pendidikan anak usia dini (PAUD) melalui sosialisasi best practice manajemen pembelajaran proyek berbasis Kurikulum Merdeka di TK Negeri Garuda Surakarta. Metode yang digunakan adalah Participatory Action Research (PAR), yang melibatkan partisipasi aktif dari guru, orang tua, dan peserta didik dalam setiap tahap pengabdian. Proses ini dimulai dengan identifikasi kebutuhan dan tantangan yang dihadapi oleh guru dalam menerapkan pembelajaran berbasis proyek. Kemudian, dilakukan sosialisasi dan pelatihan best practice manajemen proyek sesuai dengan prinsip Kurikulum Merdeka. Hasil dari kegiatan ini menunjukkan peningkatan pemahaman dan keterampilan guru dalam mengelola pembelajaran berbasis proyek, serta meningkatnya minat dan partisipasi anak dalam kegiatan belajar. Temuan ini mengindikasikan bahwa metode PAR efektif dalam mengimplementasikan perubahan pendidikan yang partisipatif dan berkelanjutan di lingkungan PAUD. Dengan demikian, Pengabdian ini memberikan kontribusi penting bagi pengembangan pendidikan PAUD yang inovatif dan responsif terhadap kebutuhan anak. Guru-guru menunjukkan peningkatan pemahaman dan keterampilan dalam merancang, mengelola, dan mengevaluasi proyek pembelajaran. Anak-anak juga mengalami peningkatan motivasi dan keterlibatan, serta keterampilan sosial, emosional, dan kognitif.
Disiplin Positif Kurikulum Merdeka: Strategi dan Implementasi Nilai-nilai Karakter di Sekolah Penggerak Shofiatin Zuhro, Nurul; Wahyuningsih, Siti; Elok Endang Rasmani, Upik; Fitrianingtyas, Anjar; Eka Nurjanah, Novita; Jumiatmoko, Jumiatmoko; Winarji, Bambang
Murhum : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Vol. 6 No. 1 (2025): Juli
Publisher : Perkumpulan Pengelola Jurnal (PPJ) PAUD Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37985/murhum.v6i1.1002

Abstract

Penelitian ini memiliki fokus pada strategi dan implementasi nilai-nilai karakter melalui penerapan Disiplin Positif dari warga sekolah di Sekolah berdasarkan pengalaman praktik yang sudah dilakukan. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif deskriptif. Sebanyak 31 responden diwawancarai secara mendalam pada penelitian ini. Data hasil wawancara selanjutnya dibuat transkrip untuk mengetahui konsep utama sehingga dapat dilakukan koding dan klasifikasi tema. Responden merupakan pengawas sekolah, kepala sekolah dan guru Komite Pembelajaran (Guru KP) yang berasal dari 7 Sekolah Penggerak yang tersebar di Kota Surakarta dan Kabupaten Klaten. Hasil penelitian menunjukkan bahwa meskipun banyak guru di Sekolah Penggerak yang sudah memahami makna disiplin positif, masih terdapat guru yang belum memahami karena tidak belajar secara mandiri atau Guru KP belum melakukan diseminasi. Nilai-nilai karakter yang muncul pada peserta didik dalam implementasi Disiplin Positif seperti sikap religius, mandiri, tanggung jawab, kerja sama, peduli, rasa hormat, toleransi, gotong royong dan santun. Peneneman nilai karakter melalui Disiplin Positif dilakukan melalui pemberian contoh, pembiasaan dan afirmasi melalui lagu-lagu kesukaan anak.
Evaluasi Implementasi Kurikulum Merdeka di Lembaga Pendidikan Anak Usia Dini Fitrianingtyas, Anjar; Wahyuningsih, Siti; Elok Endang Rasmani, Upik; Winarji, Bambang; Jumiatmoko, Jumiatmoko; Eka Nurjanah, Novita; Shofiatin Zuhro, Nurul
Murhum : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Vol. 6 No. 1 (2025): Juli
Publisher : Perkumpulan Pengelola Jurnal (PPJ) PAUD Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37985/murhum.v6i1.1003

Abstract

Tujuan penelitian ini untuk mengevaluasi implementasi kurikulum Merdeka di Lembaga PAUD. Kurikulum merupakan suatu hal yang dibutuhkan dalam menggapai tujuan pembelajaran Nasional. Perkembangan Pendidikan di Indonesia tidak dapat dipisahkan dengan adanya pembaruan kurikulum. Kurikulum Merdeka merupakan kurikulum dengan pembelajaran intrakurikuler yang beragam dimana konten akan lebih optimal agar peserta didik memiliki waktu yang cukup untuk mendalami konsep dan menguatkan kompetensi. Lembaga PAUD menyambut hangat dengan hadirnya kurikulum Merdeka dan mulai mengimplementasikan bagi sekolah penggerak. Dalam implementasikan kurikulum Merdeka diperlukan adanya suatu evaluasi untuk melihat kesesuaian implementasi kurikulum Merdeka di Lembaga PAUD. Metode penelitian ini yaitu penelitian  evaluasi dengan CIPP (context, input, process, dan product). Teknik pengambilan  data menggunakan observasi, wawancara, dan dokumentasi. Wawancara dilakukan bersama dengan Kepala Sekolah dan 3 orang guru di sebuah Lembaga PAUD kota Surakarta. Teknik analisis data menggunakan model Miles, Huberman, dan Saldana. Hasil penelitian yaitu bahwa lembaga PAUD telah mengimplementasikan Kurikulum Merdeka dengan baik dan tepat baik dari evaluasi context, input, process, maupun product sehingga diharapkan dapat dilakukan pengimbasan kepada Lembaga lain yang baru mulai mengimplementasikan kurikulum Merdeka.
Analisis Soft Skills Guru PAUD untuk Meningkatkan Manajemen Mutu Pendidikan dalam Rangka Mendukung SDGs Elok Endang Rasmani, Upik
Murhum : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Vol. 6 No. 2 (2025): Desember
Publisher : Perkumpulan Pengelola Jurnal (PPJ) PAUD Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37985/murhum.v6i2.1611

Abstract

Tujuan utama dari penelitian ini adalah untuk mengidentifikasi jenis-jenis soft skills esensial yang harus dimiliki oleh guru PAUD, menganalisis strategi manajemen soft skills yang telah diterapkan dalam praktik pendidikan, serta mengevaluasi dampak dari penguatan soft skills terhadap efektivitas pengajaran dan peningkatan mutu pendidikan anak usia dini. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan pendekatan studi kasus dan memanfaatkan metode studi pustaka. Pendekatan ini dipilih karena memungkinkan peneliti untuk memperoleh pemahaman yang mendalam dan komprehensif mengenai manajemen soft skills guru PAUD dalam konteks peningkatan mutu pendidikan serta dukungannya terhadap pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs). Teknik pengumpulan data meliputi wawancara mendalam, observasi langsung, dokumentasi, serta kajian literatur. Analisis data dilakukan menggunakan model interaktif yang mencakup reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan secara sistematis dan mendalam. Penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi signifikan dalam pemetaan dan pengembangan program pelatihan guru, yang pada gilirannya akan meningkatkan kualitas interaksi antara guru, peserta didik, dan masyarakat luas. Lebih jauh lagi, implementasi temuan penelitian ini dapat menjadi dasar bagi penguatan kebijakan nasional terkait pengembangan sumber daya manusia di sektor pendidikan, yang sejalan dengan upaya pencapaian SDGs melalui pendidikan inklusif dan berkualitas.
Pendampingan Penerapan Manajemen Mutu PAUD melalui Pelatihan dan Evaluasi Berbasis PDCA Elok Endang Rasmani, Upik
Murhum : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Vol. 6 No. 2 (2025): Desember
Publisher : Perkumpulan Pengelola Jurnal (PPJ) PAUD Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37985/murhum.v6i2.1617

Abstract

Manajemen mutu merupakan komponen esensial dalam pengelolaan lembaga Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) yang bertujuan untuk menjamin dan meningkatkan kualitas layanan pendidikan secara berkelanjutan.  Pengabdian ini dilakukan dengan tujuan tidak hanya untuk menganalisis kondisi eksisting tetapi juga melakukan intervensi berupa pelatihan, pendampingan, dan evaluasi yang melibatkan secara aktif mitra, yaitu guru dan pengelola TK Negeri Garuda Surakarta. Metode yang digunakan adalah Participatory Action Research (PAR), yang melibatkan partisipasi aktif dari guru, orang tua, dan peserta didik dalam setiap tahap pengabdian.. Identifikasi dan Analisis Kebutuhan dilakukan sebagai tahap awal yang merupakan fondasi penting untuk memahami kondisi eksisting di TK Negeri Garuda Surakarta serta mengidentifikasi kebutuhan peningkatan mutu Pendidikan. Kegiatan pengabdian dilaksanakan untuk mendampingi dan memperkuat penerapan manajemen mutu di TK Negeri Garuda Surakarta yang dilakukan melalui pelatihan, pendampingan, serta monitoring implementasi sistem mutu berbasis indikator nasional, sehingga hasil yang diharapkan adalah dapat memberikan dampak pada meningkatnya kualitas layanan secara holistic, menyeluruh dan berkesinambungan.
Peningkatan Kompetensi Komunikasi Digital Guru PAUD untuk Memperkuat Kolaborasi dengan Orang Tua Milenial dan Gen Z Elok Endang Rasmani, Upik; Winarji, Bambang; Jumiatmoko, Jumiatmoko; Eka Nurjanah, Novita; Shofiatin Zuhro, Nurul; Fitrianingtyas, Anjar
Murhum : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Vol. 7 No. 1 (2026): Juli In Progress
Publisher : Perkumpulan Pengelola Jurnal (PPJ) PAUD Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37985/murhum.v7i1.1635

Abstract

Perkembangan teknologi dan digitalisasi telah membawa perubahan signifikan dalam pola komunikasi, termasuk dalam layanan pendidikan anak usia dini. Orang tua dari generasi milenial dan Generasi Z semakin aktif memanfaatkan berbagai platform digital untuk berkomunikasi dan memperoleh informasi mengenai perkembangan anak. Namun, belum adanya standar baku komunikasi digital di lembaga PAUD sering menimbulkan ketidakkonsistenan dalam penyampaian informasi kepada orang tua, yang diperparah oleh keterbatasan keterampilan guru dalam memanfaatkan teknologi digital secara efektif. Oleh karena itu, kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan keterampilan komunikasi digital guru PAUD dalam menjalin hubungan yang efektif dengan orang tua generasi milenial dan Gen Z, serta membantu penyusunan standar operasional prosedur (SOP) komunikasi digital di sekolah. Metode pengabdian yang digunakan adalah pendekatan Asset Based Community Development (ABCD) dengan pola kolaboratif yang melibatkan mitra dalam perencanaan dan pelaksanaan kegiatan. Pelatihan dilaksanakan melalui metode pemaparan materi oleh ahli, diskusi, tanya jawab, dan praktik langsung. Melalui kegiatan ini diharapkan guru mampu menerapkan keterampilan komunikasi digital secara konsisten dalam interaksi sehari-hari dengan orang tua, sehingga tercipta komunikasi yang lebih efektif, transparan, dan profesional dalam mendukung layanan pendidikan anak usia dini.
Pelatihan Artificial Intelligence untuk Guru PAUD dalam Mengembangkan Berpikir Kritis dan Kreatif Anak Usia Dini dalam Mendukung Keberhasilan SDGs Elok Endang Rasmani, Upik; Fitrianingtyas, Anjar
Murhum : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Vol. 7 No. 1 (2026): Juli In Progress
Publisher : Perkumpulan Pengelola Jurnal (PPJ) PAUD Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37985/murhum.v7i1.1636

Abstract

Perkembangan teknologi informasi dan komunikasi, khususnya Artificial Intelligence (AI), menghadirkan tantangan bagi pendidikan anak usia dini (PAUD) dalam menyiapkan anak menghadapi era digital. Anak usia dini perlu dibekali keterampilan berpikir kritis dan kreatif sejak dini sebagai bagian dari kompetensi abad ke-21 yang sejalan dengan Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (Sustainable Development Goals/SDGs) 4 tentang pendidikan berkualitas. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan kompetensi guru PAUD dalam memanfaatkan AI secara pedagogis guna merancang pembelajaran inovatif yang menstimulasi keterampilan berpikir kritis dan kreativitas anak usia dini. Metode pengabdian yang digunakan adalah Participatory Action Research (PAR) dengan pendekatan kolaboratif, yang melibatkan mitra secara aktif pada tahap identifikasi masalah, perencanaan program, pelaksanaan tindakan, serta evaluasi dan refleksi. Pelatihan dilaksanakan dalam tiga kali pertemuan dengan metode pemaparan ahli, diskusi, tanya jawab, dan praktik terbimbing. Kegiatan ini melibatkan 30 satuan PAUD dari total 301 satuan PAUD di Kota Surakarta, dengan pembatasan jumlah peserta karena keterbatasan waktu dan pendanaan. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa pelatihan AI mampu meningkatkan pemahaman dan kesiapan guru PAUD dalam mengintegrasikan teknologi AI ke dalam pembelajaran, sehingga berpotensi mendukung peningkatan kualitas pembelajaran PAUD serta pencapaian SDGs 4.