Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas permainan tutup botol challenge terhadap berpikir simbolik anak usia 5-6 tahun dan efektivitas permainan tutup botol challenge terhadap membaca permulaan anak usia 5-6 tahun. Jenis penelitian ini menggunakan metode quasi-experimental dengan desain Posttest-Only Design with Nonequivalent Group yang melibatkan dua kelompok pembelajaran yaitu kelompok eksperimen dan kelompok kontrol. Penelitian dilaksanakan di dua Taman Kanak kanak (TK) di Yogyakarta dengan jumlah subjek penelitian sebanyak 64 anak berusia 5-6 tahun, terdiri atas 32 anak dalam kelompok eksperimen dan 32 anak dalam kelompok kontrol. Teknik analisis menggunakan uji peryaratan yaitu uji normalitas, dan uji homogenitas. Sedangkan uji hipotesis menggunakan uji Independent Sampel T-Test. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) Terdapat perbedaan kemampuan berpikir simbolik antara kelompok anak yang diajarkan dengan permainan tutup botol challenge dan permainan flashcard. Dilihat dari hasil uji-t dimana nilai Sig. (2-tailed) <α ((0.000<0.05). (2) Terdapat perbedaan kemampuan membaca permulaan antara kelompok anak yang diajarkan dengan permainan tutup botol challenge dan permainan flashcard. Dilihat dari hasil uji-t dimana nilai Sig. (2 tailed) <α (0.015<0.05). Berdasarkan temuan ini, disarankan kepada semua pendidik untuk merancang dan mengimplementasikan kegiatan pembelajaran yang berbasis permainan kreatif guna menstimulasi berpikir simbolik serta membaca permulaan anak.
Copyrights © 2025