cover
Contact Name
Dodo
Contact Email
do2spd@gmail.com
Phone
+6281394709969
Journal Mail Official
do2spd@gmail.com
Editorial Address
Pintusinga Regency No. A8 RT.006 RW.018
Location
Unknown,
Unknown
INDONESIA
Jurnal Garasi Buku dan Obrolan Keilmuan
ISSN : -     EISSN : 29869994     DOI : https://doi.org/10.62475/sibook
The journal Garasi Buku and Obrolan Keilmuan (Journal Sibook) covers a wide range of topics within the fields of education, social issues, and religion. Its scope includes, but is not limited to, the following areas: Education: The journal welcomes research articles, theoretical papers, and empirical studies on various aspects of education, including educational policies, curriculum development, teaching methods, assessment and evaluation, educational psychology, educational technology, and the role of education in promoting social change. Social Issues: The journal encourages submissions that address pressing social issues, such as poverty, inequality, discrimination, human rights, social justice, sustainability, and global challenges. It welcomes interdisciplinary approaches and research that examines the social, economic, political, and cultural dimensions of these issues. Religion: The journal invites papers that explore the role of religion in society, religious beliefs and practices, religious education, interfaith dialogue, religious diversity, religious extremism, and the impact of religion on social and political issues. It seeks to foster dialogue and understanding among scholars from different religious traditions and promote the study of religion in a global context.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 55 Documents
MENINGKATAN MOTIVASI BELAJAR IPS SISWA KELAS V MADRASAH IBTIDAIYAH TAMBAKREJA LAKBOK MELALUI METODE PEMBELAJARAN COOPERATIVE LEARNING TIPE TEAMS GAMES TOURNAMENT (TGT) Nurholis; Holiludin
Jurnal Garasi Buku dan Obrolan Keilmuan Vol. 1 No. 1 (2023): Journal Sibook - Volume 1 Number 1 (April 2023)
Publisher : Yayasan Insanulhaq

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62475/8shpwm25

Abstract

Kegiatan pembelajaran yang diharapkan dari seorang guru adalah proses pembelajaran yang berpusat pada siswa (student centered) bukan (teacher centered). Hal ini merupakan kewajiban dan tugas guru untuk memastikan hal tersebut karena guru merupakan aktor utama. Dengan demikian diharapkan melalui pendekatan student centered dapat meningkatkan motivasi belajar siswa yang berpengaruh pada prestasi belajar siswa. Penelitian ini berjenis penelitian tindakan kelas (classroom action research). Penelitian ini dimaksudkan untuk memperbaiki proses pembelajaran sehingga dapat meningkatkan motivasi belajar siswa kelas V MI Tambakreja. Menurut Suharsimi Arikunto (2006: 96) penelitian tindakan kelas (classroom action research), yaitu penelitian yang dilakukan oleh guru ke kelas tempat ia mengajar dengan menekankan pada peningkatan proses dan praktik pembelajaran. Motivasi belajar siswa kelas V MI Tambakreja juga meningkat. Pada pratindakan rerata hanya 52% atau kategori sangat kurang. Selanjutnya pada siklus satu meningkat menjadi 65% dengan kategori cukup dan pada siklus dua meningkat lagi menjadi 78% dengan kategori baik. Guru harus lebih paham cara menyampaikan materi kepada siswa sesuai dengan taraf perkembangan siswa. DAFTAR PUSTAKA Hamzah B. Uno. (2010). Teori Motivasi dan Pengukurannya. Jakarta: PT Bumi Aksara. Purwanto. (2010). Evaluasi Hasil Belajar. Yogyakarta: Pustaka Pelajar. Robert E Slavin. (2005). Cooperative Learning: Teori, Riset dan Praktik (Alihbahasa: Narulita Yusron). Bandung: Nusa Media. Ritta Eka Izaty. 2012. Perkembangan Peserta Didik. Yogyakarta: UNY Press. Rusman. (2011). Model-model Pembelajaran. Jakarta: Raja Grafindo Persada. Suharsimi Arikunto. (2006). Prosedur Penelitian Suatu Pendekatan Praktik. Jakarta: PT. Rineka Cipta. Sardiman. (2007). Interaksi & Motivasi Belajar Mengajar. Jakarta: Raja Grafindo. Sugihartono. 2012. Psikologi Pendidikan. Yogyakarta: UNY Press. Sugiyanto. (2010). Mode-model Pembelajaran Inovatif. Surakarta: Yuma Pustaka. Syaiful Bahri Djamarah. (2002). Psikologi Belajar. Jakarta: PT. Ardi Mahasatya. Wina Sanjaya. (2010). Penelitian Tindakan Kelas. Jakarta: Kencana.
UPAYA PENINGKATAN HASIL BELAJAR KOGNITIF MATEMATIKA MELALUI PENDEKATAN TEORI BELAJAR BRUNER BAGI SISWA KELAS II MADRASAH IBTIDAIYAH CITAMIANG LAKBOK CIAMIS Rita Lestari; Dodo
Jurnal Garasi Buku dan Obrolan Keilmuan Vol. 1 No. 1 (2023): Journal Sibook - Volume 1 Number 1 (April 2023)
Publisher : Yayasan Insanulhaq

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62475/tzwp6j21

Abstract

Mathematics subjects are given since Elementary School/Madrasah Ibtidaiyah at the formal school level. Based on the 2013 Elementary School Content Standards, Mathematics is considered a universal science that will be used as the basis for the development of other sciences. Therefore, for a solid mastery of this knowledge is given early. This research is classroom action research. This research is intended to improve the learning process so that it can improve the cognitive learning outcomes of Mathematics for second graders of MI Citamiang Lakbok. According to Suharsimi Arikunto (2006: 96) classroom action research, namely research conducted by the teacher to the class where he teaches with an emphasis on improving learning processes and practices. Research activities carried out in two cycles. Each cycle is carried out in two meetings. Before carrying out the cycle, the researcher carried out pre-action activities. The process of learning mathematics in class II MI Citamiang Lakbok has increased from only presenting counting techniques to being preceded by concepts. In addition, students are more active in learning activities. The cognitive learning outcomes of MI Citamiang Lakbok class II students also increased. In pre-action only 43% reached KKM. Furthermore, in cycle one it increased to 52% and in cycle two it increased again to 76%. Teachers must better understand how to convey material to students according to the level of student development. BIBLIOGRAPHY Ahmad Susanto. (2014). Teori Belajar dan Pembelajaran di Sekolah Dasar/Madrasah Ibtidaiyah. Jakarta: Kencana BSNP. 2006. Standar Isi SD/MI. Jakarta: BSNP. Purwanto. (2010). Evaluasi Hasil Belajar. Yogyakarta: Pustaka Pelajar. Ritta Eka Izaty. 2012. Perkembangan Peserta Didik. Yogyakarta: UNY Press. Sudrajat. 2008. Peranan Matematika dalam Perkembangan IPTEK. Artikel disampaikan dalam seminar The Power of Mathematics in All Application. Suharsimi Arikunto. (2006). Prosedur Penelitian Suatu Pendekatan Praktik. Jakarta: PT. Rineka Cipta. Sugihartono. 2012. Psikologi Pendidikan. Yogyakarta: UNY Press. Zulkifar Ali Buto. 2010. Implikasi Teori Belajar Jerome Bruner Dalam Nuansa Pendidikan Modern. Jurnal Millah Edisi Khusus Desember 2010 halaman 55-69.
MENINGKATKAN KETERAMPILAN MENULIS DIALOG PADA MATA PELAJARAN BAHASA INDONESIA MELALUI PENDEKATAN COOPERATIVE LEARNING SISTEM STAD PADA SISWA KELAS III MI PULOERANG LAKBOK KABUPATEN CIAMIS Yuyun Yuningsih; Dodo
Jurnal Garasi Buku dan Obrolan Keilmuan Vol. 1 No. 1 (2023): Journal Sibook - Volume 1 Number 1 (April 2023)
Publisher : Yayasan Insanulhaq

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62475/pzmhhq80

Abstract

One of the problems faced by the teacher is the passivity of students in class, in group study in class to express opinions, it can be said that the students' abilities are not yet fluent. not optimal, Indonesian learning achievement is still low, especially in formative tests, summative students are not yet brave enough to answer questions or express opinions, the use of models or approaches in learning is not maximized. The research model is a procedure that describes how this research is carried out. In this class action research, the researcher used the action research model developed by Kemmis and McTaggart (1990:11). Based on the success indicator, namely 75% of the class population scored above the KKM, the action in cycle II was successful. As many as 16 students (88.89%) scored above the KKM. The learning process is further improved, namely students have done peer tutoring and students are more active in learning activities with the teacher. Giving material that has been repeated makes students understand more about the material presented by the teacher. Students who better understand the meaning of the activities carried out by the teacher help friends who do not understand. Thus cooperative learning is achieved. In the pre-action, the dialogue writing skills of class III MI Puloerang Lakbok students were still low. Students who can achieve KKM only 3 children (16.67%). After carrying out the STAD type cooperative learning actions in the first cycle, it produced 8 students (44.44%). Furthermore, in cycle II, there were 16 students (88.89%) who succeeded in achieving the KKM.  BIBLIOGRAPHY Anita Lie. 2002. Cooperative Learning. Jakarta: Gramedia. Dimyati dan Mudjiono.2009. Belajar dan pembelajaran, Jakarta Rineka Cipta Haryadi dan Zamzani. 1996/ 1997. Peningkatan Keterampilan Berbahasa Indonesia,     Jakarta. DepDikBud Dirjen Dikti PPTK Isjoni. 2009. Cooperative Learning. Bandung : Alfabeta Kemmis, San Mc. Taggart, R.1990. The Action Reseach Planner. Deakin University Larry King Bill GILBERT. 2007 Seni berbicara, Jakarta : PT Gramedia Pustaka Utama Slamet, 2008. Keterampilan-Keterampilan Berbahasa Indonesia. Surakarta: UNS Press. Suharjono, 1995. Pedoman Karya Tulis Ilmiah, Jakarta : Dep. P & K Suharjono. 2007. PTK sebagai Kegiatan Pengembangan Profesi Guru, Jakarta : Bumi Aksara Suharsimi Arikunto. 2006 Penelitian Tindakan Kelas, Jakarta : PT Bumi Aksara. UU RI No. 20 tahun 2003 tentang SISDIKNAS. Bandung : Fokus Media UU RI No 14 tahun 2005 tentang guru dan dosen. Jakarta : Novindo Pustaka Mandiri
FUNGSI PEMBINAAN UNTUK MENINGKATKAN MUTU PEMBELAJARAN MADRASAH DI LINGKUNGAN KEMENTRIAN AGAMA KABUPATEN CIAMIS Yasiman; Darul Falah
Jurnal Garasi Buku dan Obrolan Keilmuan Vol. 1 No. 1 (2023): Journal Sibook - Volume 1 Number 1 (April 2023)
Publisher : Yayasan Insanulhaq

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62475/20ymat71

Abstract

Fungsi pembinaan kepada guru menurut Peraturan Menteri Agama Republik Indonesia No 2 Tahun 2012 tentang Pengawas Madrasah dan Pengawas Pendidikan Agama Islam di Madrasah pasal 5 ayat 3d dilakukan oleh pengawas madrasah baik langsung kepada guru maupun melalui Kepala Madrasah. Pada peraturan tersebut dijelaskan pembinaan yang dilakukan untuk meningkatkan kualitas pembelajaran di madrasah. Dengan demikian, fungsi pembinaan pengawas sangat diperlukan. Pendekatan penulisan karya tulis ini disusun menggunakan pendekatan deskrptif kualitatif. Karya tulis ini berisi mengenai langkah-langkah yang dapat dilakukan oleh pengawas madrasah untuk meningkatkan kualitas pembelajaran di madrasah. Sumber data yang digunakan dalam penyusunan karya tulis ini berdasarkan observasi lapangan. Data yang didapatkan lalu dikaji dan diolah. Pengolahan data didukung dengan hasil studi literasi. Kombinasi data keduanya lalu digunakan sebagai dasar pembuatan karya tulis. Langkah pembinaan berdasarkan Peraturan Menteri Agama Republik Indonesia Nomor 2 Tahun 2012 mencakup perencanaan, pelaksanaan, dan hasil belajar kegiatan pembelajaran di madrasah. Taraf Keberhasilan Fungsi Pembinaan Kegiatan pembinaan dikatakan berhasil apabila sebagai berikut. 1) Guru membuat sendiri RPP yang akan dipakai; 2) Guru mengadakan pembelajaran variative; 3) Guru melaksanan penilaian yang sesuai dengan tujuan dan vaiatif. Langkah pelaksanaan fungsi pembinaan untuk meningkatkan mutu pembelajaran madrasah di lingkungan Kementrian Agama Kabupaten Ciamis adalah sebagai berikut. 1) Pembinaan terhadap perencanaan Pembelajaran; 2) Pembinaan terhadap proses pembelajaran; 3) Pembinaan terhadap penilaian hasil pembelajaran Saran penulis Perlu adanya penelitian lebih lanjut untuk mengetahui taraf keberhasilan fungsi pembinaan. DAFTAR PUSTAKA Abdullah Sani. (2013). Inovasi Pembelajaran. Jakarta: Bumi Aksara. Departemen Pendidikan Nasional. (2003). UU Nomor 20 Tahun 2003 Tentang Sistem Pendidikan Nasional. Jakarta. Depdiknas. Departemen Pendidikan Nasional. (2005).  PP No 19 Tahun 2005 Tentang Sistem Pendidikan Nasional. Jakarta: Depdiknas. Departemen Pendidikan Nasional. (2007). Permendiknas No 41 Tahun 2007 tentang Standar Proses. Jakarta. Depdiknas. Departemen Pendidikan Nasional. (2016). Permendikbud No 23 Tahun 2016 tentang Standar Penilaian. Jakarta. Depdiknas. Dimyati dan Mudjiono. (2002). Belajar dan Pembelajaran. Jakarta: Rineka Cipta. Haryanto. (2005). Perencanaan Pembelajaran. Jakarta: Rineka Cipta. Kementrian Agama. (2012). Peraturan Menteri Agama No 2 Tahun 2012 Tentang Pengawas Madrasah dan Pengawas Pendidikan Islam. Jakarta: Kemenag. Oemar Hamalik. (2008). Kurikulum dan Pembelajaran. Jakarta: Bumi Aksara. Rohman Muhammad dan Amri Sofan. (2013). Strategi dan Desain Pengembangan Pembelajaran. Jakarta: Prestasi Pustaka. Suryosubroto. (1990). Beberapa Aspek Kepemimpinan. Jakarta: Rineka Cipta.
PEMANFAATAN APLIKASI WHATSAPP  SEBAGAI SARANA DISKUSI ANTARA PENGAWAS DAN GURU DI MADRASAH BINAAN Tata Somantri
Jurnal Garasi Buku dan Obrolan Keilmuan Vol. 1 No. 1 (2023): Journal Sibook - Volume 1 Number 1 (April 2023)
Publisher : Yayasan Insanulhaq

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62475/wdzyy562

Abstract

Kemajuan teknologi yang pesat di bidang komunikasi telah melahirkan banyak inovasi dan gagasan baru, ide yang bertujuan untuk memudahkan proses komunikasi manusia menjadi lebih efektif. Dalam kemajuan teknolog informasi juga kita dapat berhubungan dengan orang lain tanpa ada batasan jarak dan waktu. Salah satu inovasi yang mempermudah proses komunikasi adalah telepon selular atau yang biasa disingkat dengan kata ponsel. Ponsel yang digunakan saat ini sudah sangat canggih, apalagi ponsel sekarang sudah memiliki bermacam-macam platform seperti Windows dan Android. Ponsel biasanya juga digunakan sebagai sarana berhungan dengan orang lain dengan memanfaatkan aplikasi media sosial berupa WhatsApp, Facebook, twitter dan banyak yang lainnya. Penelitian ini adalah penelitian kuantitatif. Sugiyono (2014) mendefinisikan metode deskriptif adalah metode yang digunakan untuk menganalisis data dengan cara mendeskripsikan atau menggambarkan data yang telah terkumpul sebagaimana adanya tanpa bermaksud membuat kesimpulan yang berlaku untuk umum atau generalisasi. Memanfaatkan WhatsApp sebagai sarana diskusi antara pengawas dan guru madrasah dapat dilakukan dengan cara membuat akun WhatsApp terlebih dahulu, kemudian dilanjutkan dengan membuat grup chating WhatsApp, dan selanjutnya dengan menggunakan grup chating WhatsApp tersebut digunakan sebagai sarana diskusi antara pengawas dan guru madrasah, baik itu berupa diskusi pemecahan masalah di sekolah maupun pertukaran informasi. Pemanfaatan Aplikasi WhatsApp sebagai sarana diskusi antara pengawas dan guru madrasah secara keseluruhan berdasarkan kuisioner yang telah diisi oleh guru madrasah adalah efektif. Untuk mempermudah pertukaran informasi antara pengawas dan guru dibawah bimbingannya, ada baiknya menggunakan aplikasi WhatsApp sebagai sarana diskusi. Penggunaan aplikasi WhatsApp ini baiknya dapat dikembangkan lagi untuk menyempurnakannya. DAFTAR PUSTAKA Effendy,  Onong Uhcjana. 2002.    Ilmu Komunikasi Teori dan Praktek. Bandung: PT. Remaja Rosdakarya. Fandy Tjiptono dan Gregorius Chandra. 2011. Service, Quality, and Satisfaction (ed. 3). Yogyakarta: Andi. Techinasia,      nd.      WhatsApp     adalah     aplikasi      terpopuler     di      indonesia. https://id.techinasia.com/comscore-WhatsApp-adalah-aplikasi-terpopuler-di- indonesia. Diakses pada 10 Maret 201 Wikipedia, nd. Aplikasi_Handphone. https://id.wikipedia.org/wiki/WhatsApp#cite_note- Aplikasi_Handphone-1. Diakses pada 10 Maret 2017. Kriyantono, Rachmat. 2006. Teknik Praktis Riset Komunikasi. Jakarta: Kencana Sugiyono. 2009. Metode Penelitian Kuantitatif. Bandung: Alfabeta. Suryo, Subroto. 2002. Proses Belajar Mengajar. Jakarta: Rineka Cipta. Tohirin.2007. Bimbingan Konseling di Sekolah dan Madrasah. Jakarta: Raja Grafindo Persada.
ANALISIS SURAH AL-HUJURAT DAN PEMAKNAAN MENUJU AKTUALITAS PENGAMALAN Mursyid Al Haq
Jurnal Garasi Buku dan Obrolan Keilmuan Vol. 1 No. 1 (2023): Journal Sibook - Volume 1 Number 1 (April 2023)
Publisher : Yayasan Insanulhaq

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62475/3zmpt398

Abstract

Tata krama termasuk bagian utama yang dibahas dalam surah Al-Hujurat, bagaimana bergaul dengan Allah, Rasul, dan sesama manusia. Interaksi dengan manusia memiliki kesulitan tersendiri, juga banyak menimbukan masalah. Sehinga Allah membimbing manusia melalui Rasul-Nya untuk menyelenggarakan kehidupan dengan baik dan sejahtera. Melalui hubungan baik dengan Allah dan Rasulnya kita mendapatkan petunjuk menuju hidup yang bahagia. Surat Al-Hujurat ayat 6-8 bahasannya mengenai Tabayyun mengecek sebuah kabar guna membuktikan validitasnya, ketaatan kepada rasul, kecintaan pada keimanan dan membenci lawan serta penghalangnya, dan karunia yang diberikan kepada mereka yang berada dijalan yang lurus dan mencapai cinta sejati pada keimanan. Adapun Tabayyun merupakan solusi yang Al-Qur’an tawarkan dizaman Informasi dan Tekhnologi yang semakin canggih.
GROWING STUDENT LITERACY ABILITY THROUGH THE SCHOOL LITERACY MOVEMENT Dodo Dodo
Jurnal Garasi Buku dan Obrolan Keilmuan Vol. 1 No. 1 (2023): Journal Sibook - Volume 1 Number 1 (April 2023)
Publisher : Yayasan Insanulhaq

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62475/0skycm34

Abstract

In today's rapidly evolving world, literacy has become an essential skill for individuals to navigate and succeed in various aspects of life. Literacy is not limited to reading and writing but also encompasses critical thinking, comprehension, and communication skills. Recognizing the significance of literacy, many educational institutions and organizations have initiated programs and movements to enhance the literacy capabilities of students. One such movement is the School Literacy Movement. This study aims to explore gerakan literasi sekolah and its impact on the growth of students' literacy skills.
Poligami dalam Perspektif Al-Qur’an Mursyid Al Haq
Jurnal Garasi Buku dan Obrolan Keilmuan Vol. 1 No. 2 (2023): Journal Sibook - Volume 1 Number 2 (October 2023)
Publisher : Yayasan Insanulhaq

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62475/cfkhfg79

Abstract

Poligami merupakan fenomena dalam kehidupan manusia yang sudah terjadi sejak zaman terdahulu. Hadirnya Islam di tengah-tengah umat membuatnya juga ikut mengatur dan menawarkan hukum sebagai upaya pengendalian sosial yang agama sumbangkan, selain juga sebagai jawaban dari masalah yang terjadi pada individu manusia. Sehingga poligami lebih tepat dikatakan tanggung jawab, beban, atau solusi yang menjadi jalan keluar dari suatu masalah pada situasi dan kondisi tertentu. Pernyataan poligami merupakan sunnah atau anjuran agama jelas tak mendasar, karena tidak ditemukan dalil yang menyatakannya. Upaya menghiasi kecenderungan dan keinginan diri pribadi dengan balutan syariat atau hukum agama, sejatinya telah merendahkan ajaran agama yang begitu luhur dan agung, bersumber dari Allah guna mengatur manusia menuju kemaslahatan dan kebahagiaan yang paripurna. 
Analisis Tawasul dan Kebutuhan Manusia Terhadap Ritual Keagamaan Mursyid Al Haq
Jurnal Garasi Buku dan Obrolan Keilmuan Vol. 1 No. 2 (2023): Journal Sibook - Volume 1 Number 2 (October 2023)
Publisher : Yayasan Insanulhaq

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62475/afqd1383

Abstract

Sebuah ritual dikatakan sarat spiritual adalah karena pengaruh yang didapatkan para pengamalnya. Tawasul pada sebagian kalangan muslim menjadi bagian penting dari sebuah doa dalam permohonan dan munajat yang disenandungkan kepada Allah. Menjadi jembatan penyambung atas pemenuhan hajat. Tawasul lebih tepat dinilai sebagai anugerah untuk manusia guna berjalan menuju keharibaan Tuhannya. Kontroversi yang kemudian lahir dari persoalan tawasul tidak substansial. Rupa dari sebuah ritual tidak semestinya menimbulkan perselisihan. Tauhid yang lurus dan sejalan dengan tuntunan agama menjadi penting untuk diperhatikan. Musyrik atau tidaknya seseorang terletak pada keyakinan akan wasilah yang menjadi perantara dirinya dan Allah. Melestarikan ritual agama adalah juga dengan menjaga makna dari keringnya serangkaian ibadah tanpa ruhaniah.    
Menumbuhkan Sinergitas Pengawas dengan Tenaga Pendidik di Madrasah Binaan Dodo Dodo
Jurnal Garasi Buku dan Obrolan Keilmuan Vol. 1 No. 2 (2023): Journal Sibook - Volume 1 Number 2 (October 2023)
Publisher : Yayasan Insanulhaq

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62475/c3236m72

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menggambarkan peran supervisi pengawas madrasah dalam memahami kompetensi supervisor dalam upaya meningkatkan mutu pendidikan. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif dengan pendekatan kualitatif dan dilakukan di 12 madrasah binaan di Kecamatan Lakbok hingga bulan Juni 2022. Data dikumpulkan melalui wawancara, observasi, dan studi dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa paradigma guru terhadap pengawas awalnya negatif, tetapi mengalami perubahan positif setelah dilakukan intervensi berupa pendekatan yang lebih kolaboratif, bimbingan, dan komunikasi yang lebih baik. Hasil ini menunjukkan pentingnya komunikasi yang efektif antara guru dan pengawas dalam menciptakan sinergi yang mendukung proses pembelajaran.