Penelitian ini dilatarbelakangi oleh kurangnya pengertian yang menyeluruh antara ayat-ayat Al Qur'an tentang penciptaan manusia dengan temuan ilmu embriologi modern. Hal ini menyebabkan pembelajaran IPA sering kali dipisahkan dari konteks spiritual yang bisa memberi makna lebih dalam bagi peserta didik. Tujuan penelitian ini adalah menjelaskan kesesuaian antara tahapan penciptaan manusia menurut Al Qur'an dengan proses perkembangan embrio secara biologis, serta menganalisis dampaknya terhadap cara mengajar IPA. Metode yang digunakan adalah studi kepustakaan dengan menganalisis tafsir, artikel tentang embriologi dalam konteks Al Qur'an, serta literatur tentang perkembangan biologi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa istilah nutfah, 'alaqah, dan mudhghah memiliki kesesuaian dengan proses fertilisasi, implantasi, dan organogenesis dalam embriologi modern. Selain itu, tafsir kontemporer menekankan bahwa ayat-ayat tersebut tidak hanya memberikan informasi biologis, tetapi juga menyampaikan pesan teologis tentang kekuasaan dan kebijaksanaan Allah dalam menciptakan manusia. Temuan ini berdampak pada pengembangan pembelajaran IPA yang lebih menyeluruh melalui pendekatan inkuiri, integrasi nilai agama, dan aktivitas reflektif yang bisa meningkatkan pemahaman sains sekaligus membentuk karakter peserta didik yang beriman dan bersyukur.
Copyrights © 2025